Surabaya (beritajatim.com) –Tim sepak bola putri Kota Surabaya berhasil menundukkan Lamongan di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepak Bola Wanita Piala Gubernur Jawa Timur 2021.
Dalam partai final yang berlangsung di GOR AAL Bumimoro Surabaya, tim sepak bola putri Surabaya menghadapi Lamongan dan berakhir skor imbang 1-1. Kemudian dilanjutkan perpanjangan waktu 2 x 10 menit. Namun belum juga ada gol tercipta.
Eksekusi penalti pun harus dijalani kedua tim. Adu penalti itu berlangsung alot. Lantaran ada kesalahpahaman soal regulasi. Keputusan pemenang pun dilakukan secara tos koin dengan hasil putri Surabaya yang menjadi juara.
Pelatih tim putri Surabaya Ali Smith mengucapkan syukur dengan kemenangan timnya. Sebab untuk Kejurprov ini, timnya hanya menjalani masa persiapan yang singkat. Mengenai kemenangan dengan tos koin, pihaknya juga tidak menyangka laga akan berlangsung dengan penentuan pemenang demikian.
“Kita bersyukur dan terima kasih dengan kondisi tim yang kita siapkan satu hari, langsung pertandingan, semua sambil berjalan. Ini tadi kita yakin menang. Tapi kita gak menyangka adu penalti tadi ada aturan baru tambah terus sampai 11 pemain,” kata Ali Smith, Kamis (23/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”sepak-bola”]
Sedangkan pelatih putri Lamongan Serif Juniar Arianto mengaku kecewa dengan kekalahan timnya yang harus menang dengan tos koin. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya akan lebih maksimal sehingga tidak ada kekecewaan serupa terjadi.
“Harapanny di tahun akan datang lebih baik lagi. Regulasi yang belum maksimal dimaksimalkan. Kenapa kekalahan ditentukan oleh koin. Semoga regulasi ditegakan dan tidak ada yang merasa sedih karena ditentukan koin,” ungkapnya usai penerimaan penghargaan.
Untuk juara ketiga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepak Bola Wanita Piala Gubernur Jawa Timur 2021 diraih tim putri Jember. Tim favorit diraih tim putri Banyuwangi dan top skorer diraih Armiga Dwi Oktaviana dengan jumlah 8 gol. [way/suf]






