Malang (beritajatim.com) – SheHacks program CSR andalan persembahan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) kembali hadir di Malang ini dengan tajuk SheConnect Champion. Program yang diluncurkan tahun ini merupakan kompetisi pitching untuk mendorong semangat kewirausahaan teknologi bagi perempuan di Malang.
VP-Head Of CSR Indosat, Diah Kusuma Dewi, menjelaskan bahwa pemenang kompetisi pitching mendapat apresiasi berupa hibah dan kesempatan masuk sebagai SheHacks MVP 2024. SheConnect Champion di Kota Malang diikuti oleh 50 peserta, 10 startup di antaranya mempresentasikan rancangan inovasi teknologi untuk mengembangkan bisnis wirausaha.
“Mereka melakukan technopreneurship yang nantinya rencana bisnis ini dinilai oleh juri yang terdiri dari praktisi startup yang ahli di bidangnya masing-masing. Khusus di Kota Malang, Indosat menghadirkan CEO Ngalup.co Andina Paramitha dan Analyst of Investment BRI Ventures Jasmine Kohar,” ujar Diah Kusuma, Kamis (20/6/2024).
Acara yang bertempat di Rumah BUMN BRI, Jalan Raya Langsep No 2-4 Malang itu diharapkan Diah dapat melatih peserta untuk di masa depan bisa presentasi di hadapan capital sehingga bisa mendapat venture capital. Dengan keberadaan juri yang handal peserta bisa menjadikan sebagai pengenbangan startupnya.
“Mereka dilatih, di masa depan bisa peaching dan presentasi di depan venture capital, melatih kita untuk itu. Acara ini mendapat animo besar. Kami mengadakan di , 20 mei kemarin di Batam, sekarang di Malang, dan yang akan datang di Bali, semua animonya besar,” jelas Diah.
Peserta tak hanya mendapat masukan dari Juri. Juri juga terbuka lebar untuk bertukar pikiran. Menariknya, yang terpilih mendapat nanti mendapat kesempatan sesi di shehacks di 2024 khusus MVP.
Mereka yang MVP dipilih lagi untuk mendapat kesempatan untuk mentoring, inkubasi, dan pendampingan. Pada sesi mentoring di beri mentorship berupa kelar, mereka ada 8 kelas.
“Di kelas itu mendapat pengetahuan untuk lebih mengembangkan bisnis, merek lebih berkembang, dan cara untuk bertemu venture capital. 5 startup terbaik dari MVP akan diberi kesempatan belajar bisnis dan startup dengan pemerintah Australia,” ujar Diah menutup.

Salah satu peserta SheConnect Champion, Meldiana Ayu Restanti berharap dengan kegiatan ini dapat membuka networking. Ia menilai saran dari mentor dapat meningkatkan butuh ekosistem startup di Malang.
“Acara ini memberi insight untuk startup saya semakin berkembang, terutama dalam mengatasi masalah di bidang pendidikan. Platform kami memberi pendekatan holistik agar dunia pendidikan, terutama Universitas, mengupgrade kurikulum agar pembelajaran berpihak pada peserta didik,” ujar perempuan yang merupakan CEO cataliz.id tersebut
Startup bernama cataliz.id ini memandang bahwa teaching dan mengajar tidak cukup, tetapi perlu untuk membantu mengenali potensi dan menentukan karir berkelanjutan sesuai dengan potensi seseorang. Oleh sebab itu, kehadiran startup cataliz.id diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran yang ada.
Salah satu juri SheConnect Champion, Andina Paramitha menilai bahwa acara ini selain menghasilkan ide menarik juga menjadi ajang pemberdayaan terhadap perempuan. Beberapa dari peserta bahkan sudah memiliki startup yang begitu inovatif.
“Jadi sangat beragam ide peserta ini sangat bagus. Namun, ide bisnis ini sebagian dari mereka terkendala untuk tanya langsung ke pasar atau mengenali pasar. Itu yang saya koreksi agar mereka lebih yakin untuk menjangkau ide lebih besar,” ungkap perempuan yang juga CEO of Ngalup Collaborative Network tersebut. (dan/kun)






