Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Narotama meresmikan Klinik UMKM Go Public. Tujuannya, untuk mendorong agar para pelaku UMKM, khususnya yang berada di Jawa Timur, bisa naik kelas dan mampu go internasional.
Rektor Universitas Narotama Surabaya Dr Arasy Alimudin mengatakan bahwa ada tiga hal yang ingin pihaknya capai bersama Aliansi Pendidikan Vokasional Seluruh Indonesia (APVOKASI) dengan diresmikannya klinik UMKM tersebut.
“Pertama, harapannya UMKM bisa naik kelas. Kedua, mahasiswa juga terdorong untuk bisa menjadi wirausahawan yang sukses. Ketiga, karena ini misi kita, maka kami berharap nanti akan ada sinergi secara kontinyu,” ujar Dr Arasy, Selasa (30/5/2023).
Bukan tanpa alasan, didirikannya klinik UMKM di Universitas Narotama tersebut, kata Dr Arasy, karena perekonomian Indonesia, terutama di Jawa Timur 90 persen ditopang oleh UMKM. “Jadi, kalau kita memperhatikan UMKM, berarti kita memperhatikan ekonomi bangsa ini,” jelasnya.
Sementara Ketua Klinik UMKM Go Public Dr Jamhadi menambahkan bahwa pihaknya ingin memberikan ruang seluas-luasnya kepada para pelaku UMKM agar mereka mampu melebarakan sayapnya hingga ke kancah internasional.
“Saya melihat pemerintah sudah luar biasa memberikan fasilitas, baik itu wali kota, bupati, gubernur, perbankan, pegadaian, bahkan OJK. Kami siap mengantarkan mereka untuk lebih bisa memperluas usahanya,” tegasnya.
Nantinya, lanjut Jamhadi, para pelaku UMKM di Klinik UMKM Go Public akan mendapatkan pelatihan serta pendampingan. “Yang bidang produksi, kita pilihkan pelatih-pelatih terbaik untuk menyempurnakan produknya,” jelas Jamhadi.
BACA JUGA:
UMKM Kuat, Kota Malang Peringkat Pertama Transaksi Terbanyak di Jatim Bejo
Kemudian, bagi para pelaku UMKM yang sudah memiliki modal akan dilatih untuk mengelola manajemen agar lebih tertata. Pun ketika memasarkan produk, mereka akan dibantu memperluas marketnya. “Kemudian bisnis, yang memiliki kemauan untuk besar bersama datanglah ke sini (Klinik UMKM),” paparnya.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur Andromeda, Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, Kepala Kanwil 3 BTN Jatimbalinus Yenny Herlina, Kepala Bursa Efek Indonesia/BEI Surabaya Dewi Sriana Rihantyasni, Wakil Pemimpin Wilayah Bisnis SME & Konsumer BNI Herry Prijanto, dan lainnya. [ipl/kun]






