Ponorogo (beritajatim.com) – Pasar Legi Selatan atau lebih dikenal dengan sebutan Pasar Lanang akhirnya mulai dibongkar. Hal tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sudah mendapatkan pemenang lelang pembongkaran pasar tersebut. Pemenang lelang diketahui dari Surabaya bernama Nur Hasan.
“Mulai pembongkaran hari ini (06/03) oleh pemenang lelang yang berasal dari Surabaya,” kata Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Ponorog, Sumarno, Senin (06/03/2023).
Pemenang lelang yang merupakan warga Kecamatan Asem Rowo Surabaya itu, menjadi pemenang setelah berhasil menawar paling tinggi, yakni senilai Rp 1,3 miliar. Dimana limit awal yang ditawarkan senilai Rp 430 juta.
“Pemenang berani menawarkan harga senilai Rp 1,3 miliar dari nilai limit Rp 430 juta. Jika dihitung ada kenaikan hingga 218 persen dari nilai limitnya,” ungkap laki-laki yang menjabat sebagai Plt. Kepala Dirperdagkum Ponorogo tersebut.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ponorogo”]
Sumarno mematok target pengerjaan pembongkaran Pasar Lanang itu paling lama 2 bulan, terhitung hari Senin ini. Sehingga batas akhir selesai nanti tanggal 6 Mei 2023. Namun, jika lebih cepat dari target itu akan lebih baik.
“Taget selesi dibongkar pada tanggal 6 Mei 2023 nanti. Atau sekitar 2 bulan terhitung hari ini,” katanya.
Hasil nilai penawaran Rp 1,3 miliar itu, kata Sumarno akan masuk pada pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo tahun 2023. Usai pembongkaran selesai, lahan itu diwacanakan untuk dibangun mall pelayanan publik. Selai itu, di sana juga akan ada pujasera.
“Nanti ada 2 lantai. Lanti 1 nanti akan digunakan untuk tempat parkir,” pungkasnya. [end/but]






