Surabaya (beritajatim.com) – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim diturunkan guna menyelidiki kasus ledakan petasan yang terjadi di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan ada delapan personil yang diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka dibagi menjadi dua tim, satu tim berisi empat orang untuk meneliti bahan peledak, dan sisanya untuk identifikasi korban.
” Tim sedang perjalanan ke lokasi,” ujarnya, Senin (20/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”ledakan-petasan-blitar”]
Dirmanto menghimbau agar masyarakat berhati-hati dengan segalam macam bentuk petasan, karena itu memang membahayakan diri sendiri dan juga lingkungan. ” Kita sudah sering menghimbau terkait petasan ini, kita juga beberapakali sudah melakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Perlu diketahui, ledakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Blitar pada Minggu (19/2/2023) malam itu merusak sebanyak 28 rumah dan satu masjid. Ledakan itu bersumber dari timbunan bahan petasan dan kembang api milik seorang warga.
Adapun identitas korban yang meninggal dunia adalah warga RT 01 RW 13 Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Darman. Kemudian dua yang sedang dicari, Wawa dan Arifin. Sedangkan yang luka, Tri Wahyudi (27), Dwi Erna Wati (21), Bara Kartanegara (4 bulan), Jumali (35) dan Mesirah (60). [Uci/ted]






