Ringkasan Berita:
- Kejuaraan menembak Danrem Cup 2026 di Jombang menarik lebih dari 500 pendaftar, tetapi hanya 160 peserta yang mendapat kesempatan bertanding karena kompetisi berlangsung satu hari.
- Korem 082/CPYJ menjadikan Danrem Cup 2026 sebagai ajang pembinaan atlet muda dengan memberikan ruang bagi penembak potensial di luar atlet tingkat PON dan SEA Games.
- Selain kompetisi olahraga, Danrem Cup 2026 menjadi momentum memperkuat sinergi Forkopimda, aparat keamanan, dan masyarakat di wilayah Kodam V/Brawijaya.
Jombang (beritajatim.com) – Kejuaraan menembak Danrem Cup 2026 yang digelar Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) di Kabupaten Jombang mendapat respons positif dari masyarakat. Lebih dari 500 orang tercatat mendaftar untuk mengikuti kompetisi tersebut, namun panitia hanya menetapkan 160 peserta yang dapat bertanding karena pelaksanaan lomba dibatasi dalam satu hari.
Ajang olahraga menembak ini berlangsung di Lapangan Tembak Korem 082/CPYJ, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Komandan Korem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo mengatakan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga menembak.
“Jumlah pendaftar sebenarnya lebih dari 500 orang. Karena pertandingan hanya dilaksanakan satu hari, peserta yang dapat mengikuti lomba kami batasi menjadi 160 orang,” ujarnya.
Menurut Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Danrem Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet serta upaya mencari bibit-bibit baru di cabang olahraga menembak.
Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia tidak mengikutsertakan atlet yang telah memiliki pengalaman bertanding di tingkat Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun SEA Games. Kebijakan ini diterapkan agar penembak muda yang belum pernah tampil di kompetisi nasional maupun internasional memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan kemampuan.
Selain menjadi wadah regenerasi atlet, kejuaraan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan, dan masyarakat. Sejumlah pejabat daerah, kapolres, komandan satuan TNI, anggota DPRD, pelaku usaha, hingga komunitas Harley-Davidson turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Peserta Danrem Cup 2026 berasal dari berbagai wilayah di jajaran Kodam V/Brawijaya, meliputi Jombang, Mojokerto, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban.

Batara berharap kejuaraan menembak tersebut dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah membangun kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan. Kekompakan Forkopimda bersama masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” katanya.
Dalam pelaksanaan Danrem Cup 2026, panitia mempertandingkan empat kategori. Salah satunya adalah kelas eksekutif yang diikuti pejabat seperti Danrem, Dandim, Kapolres, bupati, dan wali kota. Kelas tersebut bersifat ekshibisi sehingga tidak memperebutkan gelar juara.
Sementara tiga kategori lainnya menjadi kelas utama yang memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga. Panitia juga menyediakan hadiah hiburan bagi peserta berupa satu unit sepeda motor dan jam tangan. [suf]






