Banyuwangi (beritajatim.com) – Bandara Internasional Banyuwangi mencatat terjadi kenaikan jumlah penumpang dibanding hari biasa. Hal ini dipicu oleh pergerakan arus mudik menjelang lebaran.
“Arus mudik sudah mulai terasa dari hari Jumat pekan lalu. Load factor sudah mencapai di atas 90 persen. Hari ini, Senin, penumpang pesawat juga mulai penuh,” kata GM Operasional, Service, dan Maintenance PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Banyuwangi Endrawansyah, Jumat (21/4/2023).
Endrawansyah menyebut penerbangan menuju Banyuwangi menggunakan dua masakapai Batik Air dan Citilink pada tanggal 18 – 20 April 2023 semua terisi penuh penumpang.
BACA JUGA:
Kantor Dispendukcapil Banyuwangi Tetap Buka saat Lebaran
“Data yang kami terima, sudah full booked semua untuk awal libur lebaran. Bahkan kami tengarai, pemudik yang tidak mendapatkan tiket mereka terbang dulu ke Surabaya, lalu melanjutkan dengan kereta ke Banyuwangi,” ungkapnya.
Bandara Banyuwangi, kata Endrawansyah, telah mempersiapkan berbagai sarana-prasarana untuk mendukung kelancaran musim mudik. Seluruh area baik sisi darat maupun udara dilakukan pengecekan mulai check in, boarding, dan pemeriksaan x-ray.
Sementara pengecekan area udara meliputi pengecekan approach part indicator, apron, dan runway. “Termasuk pengecekan berkala yang meliputi banyak hal,” katanya.
BACA JUGA:
Muhammadiyah Lebaran, Bupati Ipuk: Tetap Jaga Kebersamaan
Tak ada perubahan rute maupun jumlah penerbangan di Bandara Banyuwangi pada musim mudik lebaran tahun ini. Penerbangan di bandara tersebut dilayani oleh dua maskapai, yakni Batik Air dan Citilink.
Rute tujuannya adalah Banyuwangi-Jakarta PP. Jam operasional bandara antara pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB. “Tidak ada penerbangan malam. Tapi apabila ada sesuatu yang mengharuskan ada penerbangan malam pun, kami siap,” tambahnya. [rin/suf]






