Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya bertekad meraih kemenangan dalam laga ke depan. Bakal bertemu dengan Persiraja dalam lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (19/2/2022), tim besutan Aji Santoso ini telah berbenah.
Dalam konferensi persnya, Aji mengatakan dua kejadian melawan Persela Lamongam dan Persija Jakarta kemarin menjadi pelajaran penting. Yakni, jangan terjadi lagi kesalahan pada menit akhir.
Pelatih asal Malang menekankan pemain agar lebih fokus dan bertahan sampai wasit meniup pluit pertandingan berakhir. Bahkan ia telah menegur para pemain untuk tidak kembali melakukan seperti pertandingan sebelumnya.
Tentabg organisasi pertahanan penyerangan sampai menit ke-90 tidak ada masalah. “Sudah saya sampaikan dan teguran keras ke pemain untuk tetap fokus sampai pluit panjang berbunyi. Ini sudah kami evaluasi kenapa lawan bisa cetak gol dan ketemu permasalahan. Tinggal kita lakukan antisipasi. Ini yang harus kita lakukan supaya fokus saat lawan Persiraja,” ungkap Aji Santoso.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
Sementara itu, Samsul Arif pemain Persebaya mengakui jika tiga pertandingan sebelumnya kurang maksimal. Di pertandingan melawan Persiraja, fokusnya harus bertambah lagi.
“Harus foksunya, fighting spirit tambah lagi. Meskipun Persiraja yang beringkat paling bawah tapi mereka di statistik terakhir cuma kebobolan satu gol dan bisa menahan Arema. Itu bukti mereka tim bagus sekarang. Mudah-mudahan kita bisa meraih hasil positif dan menang dan memiliki fighting spirit yang lebih,” katanya. [way/but]







