Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah usaha laundry di pinggir Jalan Raya Ngawi, tepatnya di samping SPBU Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, terbakar hebat pada Sabtu, 19 Juli 2025, sekitar pukul 14.15 WIB. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram yang memicu ledakan dan kobaran api besar.
Dalam video yang direkam pengguna jalan, terlihat asap hitam membumbung tinggi dari kios laundry tersebut. Api dengan cepat melahap seluruh isi bangunan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu panik dan tidak berani mendekat karena kobaran api yang semakin membesar.
Pemilik laundry, Agung Madi Ratna, 42 tahun, sempat terjebak di dalam kios sebelum berhasil menyelamatkan diri. Namun, ia mengalami luka bakar cukup serius di bagian kaki, tangan, dan wajah. Warga segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soeroto Ngawi untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Awalnya yang punya memasang gas lalu bocor diikuti api, terus terbakar. Api besar sekali, kita langsung hubungi pemadam. Satu orang luka bakar dibawa ke rumah sakit,” kata Sutoyo, Ketua RT setempat.
Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar 15 menit setelah kejadian.
“Kita langsung mendatangi lokasi dan memadamkan api. Diduga dari tabung gas elpiji yang bocor. Api padam 15 menit kemudian. Pemilik laundry luka dibawa ke rumah sakit,” ujar Agil Setiawan, petugas Damkar Ngawi.
Seluruh peralatan laundry dan pakaian milik pelanggan yang ada di dalam kios hangus terbakar. Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp100 juta. [fiq/ian]






