Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto meningkatkan sistem pengamanan dengan menggandeng Tim Raimas (Pengurai Massa) Polres Mojokerto Kota. Langkah ini sebagai tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) untuk memperketat keamanan di seluruh lapas di Indonesia.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen pihaknya dalam menjalankan instruksi Dirjenpas, khususnya dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami menyambut baik kehadiran tim Raimas sebagai bentuk sinergi konkret dalam menjaga keamanan di lingkungan Lapas,” kata Rudi, Senin (23/6/2025).
Patroli gabungan dan pemantauan situasi dilakukan oleh tim Raimas di sekitar area Lapas Kelas IIB Mojokerto. Selain pemantauan langsung, kedua pihak juga menggelar koordinasi teknis guna mengidentifikasi titik rawan serta menyusun mekanisme tanggap cepat apabila terjadi gangguan keamanan.
Rudi menegaskan bahwa sinergi ini bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memperkuat strategi preventif dalam sistem pengamanan lapas. Ia optimistis, dengan kolaborasi berkelanjutan antara Lapas dan aparat penegak hukum, tercipta lingkungan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan keamanan.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif dalam memperkuat sistem pengamanan Lapas sekaligus mempererat sinergi antara Lapas dan aparat penegak hukum,” tegasnya. [tin/beq]






