Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meminta para pejabat yang dilantik agar menjalankan perannya masing-masing secara proporsional, sehingga tugas dan fungsi yang telah ditentukan dapat terlaksana secara optimal. Hal tersebut disampaikan saat pelantikan sebanyak 178 Pejabat Fungsional (Jafung).
Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Sebanyak 178 Jafung yang dilantik tersebut terdiri dari pengelola pengadaan barang/jasa ahli pertama sebanyak tujuh orang, rumpun kesehatan 85 orang, dokter ahli pertama 31 orang, dokter gigi ahli pertama lima orang.
Asisten apoteker terampil tiga orang, perawat terampil sebanyak 46 orang, analis keuangan pusat dan daerah ahli pertama sebanyak satu orang, penggerak swadaya masyarakat ahli pertama dua orang, guru ahli pertama 75 orang, pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah ahli pertama tiga orang dan arsiparis ahli pertama sebanyak lima orang.
“Selamat kepada seluruh pejabat fungsional yang dilantik, momentum ini menandai meningkatnya tanggung jawab dalam melaksanakan amanah, sebagai pegawai pemerintah yang dapat dipercaya. Kepada seluruh pejabat fungsional yang dilantik dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal,” ungkapnya, Jum’at, (16/12/2022).
Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini menegaskan, tugas dan fungsi diharapkan bisa dilaksanakan secara optimal berdasarkan pada keahlian dan keterampilannya guna mendukung terlaksananya pembangunan dalam berbagai aspek. Jabatan yang diemban menjadi motor penggerak bagi kemajuan sektor yang dibidangi.
Pengangkatan Jafung ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan organisasi pemerintah yang kaya fungsi. Bupati berharap para pejabat mampu mengoptimalkan potensi diri dengan menciptakan terobosan-terobosan baru dalam mengoptimalkan pelayanan publik kepada masyarakat. Pengisian Jafung ini didasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.
“Serta dibuktikan dengan sertifikasi atau penilaian tertentu. Dapat dikatakan yang dilantik adalah insan profesional yang memiliki keahlian khusus, yang tidak dimiliki oleh semua orang, dan saya harap ini dapat menjadi satu dorongan bagi saudara untuk terus meningkatkan kualitas kinerja. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari jabatan fungsional,” ujarnya.
Salah satunya yaitu peluang untuk mengembangkan gagasan kreatif lebih luas. Menurutnya, disamping menarik dari segi profesionalisme dan orientasi kinerja, jabatan fungsional juga menarik dari segi pencapaian jenjang jabatan dan pangkat tertinggi. Dimana kenaikan pangkat akan lebih cepat jika nilai kredit tercukupi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-mojokerto”]
“Batas usia pensiun lebih panjang, yakni untuk ahli madya mencapai 60 tahun dan ahli utama hingga 65 tahun. Jabatan fungsional ini tidak bersifat statis, sehingga dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kepada para pejabat fungsional agae dapat meningkatkan motivasi dan kinerja dalam membangun pemerintahan Kabupaten Mojokerto,” tuturnya.
Tak hanya itu, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto itu juga meminta para Jafung untuk saling bahu-membahu dalam menghadapi tantangan kedepan untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Mojokerto. Turut hadir Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah dan para Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto. [tin/but]






