Madrid (beritajatim.com) – Peluang FC Barcelona meraih treble winners musim ini masih terjaga. Mereka memimpin klasemen LaLiga, lolos ke semifinal Copa del Rey, dan berada di perempat final Liga Champions. Di tengah jadwal padat tersebut, Lamine Yamal tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan tanpa mengurangi performanya di lapangan.
Pemain berusia 17 tahun itu harus menjalani agenda yang lebih padat karena juga dipanggil timnas Spanyol untuk berlaga di perempat final Nations League. Meski demikian, Yamal tidak menjadikan hal itu sebagai alasan untuk melewatkan ibadah puasanya.
Wide attacker Barcelona tersebut tetap berpuasa meski harus menjalani latihan dan pertandingan dengan intensitas tinggi. Sejak awal Ramadan, Yamal selalu tampil sebagai starter dalam empat laga yang dijalani Blaugrana, mencetak dua gol dan satu assist.
Dia juga berpeluang besar menjadi starter dalam dua laga perempat final Nations League melawan Belanda, yang berlangsung pada Jumat dini hari (21/3/2025) dan Senin dini hari (24/3/2025). Jika tampil, Yamal akan mencatatkan sejarah sebagai pemain timnas Spanyol pertama yang tetap menjalankan puasa Ramadan saat bertanding.
“Aku bangun pukul 04.00 setiap hari (selama Ramadan, Red) untuk minum air dan makan sahur. Setelah itu, aku tetap mengikuti rutinitas (latihan, Red) yang dilakukan rekan setimku. Semua kulakukan kecuali makan siang,” ujar Yamal kepada Sky Sports. [dio/beq]






