Barcelona (beritajatim.com) – Lamine Yamal kembali mencuri perhatian dunia sepak bola. Dalam laga semifinal Liga Champions leg pertama antara FC Barcelona dan Inter Milan yang berakhir imbang 3-3 dini hari tadi, Yamal mencetak satu gol bertepatan dengan penampilannya yang ke-100 bersama Barcelona.
Penampilan ke-100 ini dicapai Yamal di usia yang baru menginjak 17 tahun 291 hari. Dalam periode tersebut, ia telah membukukan 55 kontribusi gol, terdiri dari 22 gol dan 33 assist. Rata-rata kontribusinya lebih dari satu dalam dua pertandingan, sebuah catatan luar biasa untuk pemain seusianya.
Statistik ini jauh mengungguli dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, saat berusia sama. Ronaldo baru mencatatkan 19 pertandingan dengan lima gol dan empat assist. Messi bahkan hanya tampil sembilan kali dengan satu gol dan tanpa assist.
Bahkan ketika Messi mencapai laga ke-100-nya di usia 20 tahun, kontribusi golnya—yakni 34 gol dan 20 assist (54 kontribusi gol)—masih berada di bawah torehan Yamal.
Tak hanya dalam statistik individu, Yamal juga unggul dalam perolehan trofi. Ia telah mengoleksi tiga gelar bersama Blaugrana: LaLiga, Supercopa de Espana, dan Copa del Rey. Sebaliknya, Messi masih belum meraih trofi saat berusia sama.
Meski terus dibandingkan dengan para legenda, Yamal tetap merendah. “Aku tidak pernah membandingkan diriku dengan siapa pun. Terutama Messi. Jadi, perbandingan itu tidak penting. Aku hanya akan fokus kepada karierku sendiri,” ujarnya kepada BBC.
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, juga tak kuasa menahan pujian terhadap pemain muda tersebut. Ia mengakui bahwa Yamal menyulitkan timnya dalam laga dini hari tadi.
“Aku belum pernah melihat pemain dengan bakat seperti Yamal sebelumnya. Dia tipikal pemain yang baru lahir setiap 50 tahun,” kata Inzaghi kepada The Daily Star. Ia bahkan sempat menginstruksikan dua pemain untuk menjaga Yamal, namun upaya itu tak membuahkan hasil maksimal. [dio/beq]






