Gresik (beritajatim.com)– Kecelakaan lalu lintas menyebabkan nyawa melayang kembali terjadi. Ini dialami sesama pengendara motor di Jalan Raya Driyorejo Gresik.
Akibat kejadian itu, satu pengendara motor tewas atas nama Samsul Arifin (20) warga Desa Kesamben, Kecamatan Driyorejo, Selasa (15/7/2025).
Kejadian tersebut bermula korban (Samsul Arifin) hendak berputar balik di Jalan Raya Driyorejo Gresik. Bersamaan dengan itu, muncul pengendara motor lainnya Diki Wajar (34) asal Kabupaten Mojokerto.
Karena jaraknya terlalu dekat, tabrakan tersebut tidak bisa dihindari. Sehingga menyebabkan korban meninggal dunia akibat mengalami luka berat.
Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram mengatakan, sebelum tewas korban sempat menjalani perawatan medis. Namun, luka yang sangat berat dinyatakan meninggal dunia.
“Nyawa korban tak tertolong meskipun sempat mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Musirham menambahkan, kronologi kecealakaan ini terjadi saat korban mengendarai motor Honda W 3205 DK. Hendak menyeberang jalan dari arah selatan ke timur langsung berputar balik. Bersamaan dengan itu, dari arah barat ke timur muncul pengendara motor S 6837 SI yang kendarai Diki Wijar.
“Dengan kecepatan tinggi dan posisi sudah dekat, Diki tidak bisa lagi mengendalikan kendaraan hingga terjadilah kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.
Kecelakaan sesama pengendara motor tersebut juga menyebabkan korban
mengalami cedera gegar otak. Sedangkan pengendara lainnya Diki mengalami luka-luka.
“Saat kejadian korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Anwar medika Krian, Sidoarjo. Tapi nyawanya tak tertolong,” ungkap Musihram.
Kecelakaan ini kata dia, disebabkan beberapa faktor diantaranya pengendara sepeda motor bernama Samsul kurang berhati-hati pada saat putar balik arah dan tidak melihat dari arah belakang.
“Kita sudah menggekar olah TKP dan melaporkan ke unit Gakkum Satlantas Polres Gresik,” tandasnya. (dny/ted)






