Mojokerto (Beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyempatkan mengunjungi bayi kembar tiga yang dilahirkan secara caesar di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyerahkan akte kelahiran kepada orang tua bayi kembar tiga.
Ketiga bayi kembar itu merupakan anak ke lima, enam dan tujuh dari pasangan Nine Kristin Cahyani dan Eben Imanuel, yang merupakan warga Jalan Panderman, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ketiga bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut dilahir pada, Selasa (31/8/2021) kemarin.
Bayi kembar tiga tersebut diberi nama, Yisrael Adam Babys (anak kelima), Yesriel Musa Babys (anak keenam) dan Yezreel Omega Babys (anak ketujuh). Ning Ita (sapaan akrab, red) memberikan ucapan selamat dan dokumen administrasi kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK), Akte kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada orangtua bayi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-mojokerto”]
“Pemerintah Kota Mojokerto ini memiliki inovasi bahwa setiap bayi lahir di Kota Mojokerto, maka sebelum keluar dari rumah sakit atau tempat bersalin, kami melalui Dispenduk sudah mengeluarkan akta kelahiran sekaligus KIA (kartu identitas anak),” ungkapnya, Rabu (1/9/2021).
Ning Ita selain melihat secara langsung kondisi kelahiran bayi kembar tiga tersebut, juga sekaligus menyerahkan dokumen-dokumen. Inovasi pemberian dokumen administrasi sebelum bayi keluar dari rumah sakit ini merupakan inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dengan memberikan pelayanan serba cepat.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini tak lupa memberikan ucapan selamat atas kelahiran bayi kembar tiga kepada orang tua bayi. Ning Ita meminta harus ekstra sabar dan berbagi tugas dalam merawat ketiga bayi kembar tersebut sehingga semua kebutuhannya bisa tercukupi.
Nine Kristin Cahyani bukan kali pertama melahirkan bayi kembar. Kehamilan kedua, ia juga melahirkan bayi kembar dua yang berjenis kelamin laki-laki. Dengan kelahiran bayi kembar tiga tersebut, ia dan suami total memiliki tujuh anak dengan jenis kelamin semuanya laki-laki.
Sementara itu, Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, dr Triastutik Sri Prastini mengatakan, proses persalinan bayi kembar tiga tersebut sangat langkah. “Di RSU Kota, ini yang pertama. Terlebih kelahiran ini sangat memiliki resiko tinggi, ibu bayi berusia 36 tahun. Alhamdulillah tim kesehatan kita berhasil menanggani,” terangnya. [tin/kun]






