Kediri (beritajatim.com) – Stadion Brawijaya Kediri kembali menjadi panggung krusial bagi Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Skuad berjuluk Macan Putih ini dijadwalkan menjamu Persita Tangerang pada Minggu, 19 April 2026 sore.
Menghadapi lawan yang berada di posisi lebih tinggi, tuan rumah telah mematangkan strategi untuk mengamankan poin penuh di depan pendukung setianya.
Menjelang laga ini, Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan bahwa persiapan intensif telah dilakukan selama sepekan terakhir. Fokus utama tim tidak hanya terletak pada pola serangan, tetapi juga pembenahan sistem pertahanan yang menjadi sorotan dalam evaluasi tim.
Marcos menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mengantisipasi skema permainan Pendekar Cisadane. Ia pun memastikan seluruh elemen tim, termasuk analisis melalui rekaman video, telah dioptimalkan untuk membaca celah lawan.
“Sepekan terakhir menjadi pekan yang panjang untuk persiapan. tapi persiapan berlangsung dengan baik. para pemain sudah bekerja keras dalam sepekan terakhir dan pemain juga sangat fokus. Persik Kediri sudah menganilis terhadap Persita Tangerang dan sudah mempersiapkan gameplane ayang akan mainkan besok. Kami bersiap untuk menghadapi Persita Tangerang untuk hasil maksimal,” jelas Marcos dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan, Sabtu (18/4/2026).
Senada dengan sang pelatih, pemain Persik Kediri, Adrian Luna, mengungkapkan motivasi tinggi dari seluruh rekan setimnya. Baginya, laga melawan Persita merupakan ujian berat yang harus dilalui dengan mentalitas juara. Skuad Macan Putih memandang duel ini sebagai momen krusial untuk memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara.
“Sama seperti yang dikatakan Coach Marcos, sepekan terakhir menjadi pekan persiapan yang cukup panjang. Para pemain memahami bagaimana mendapatkan tiga poin di laga ini. terutama untuk para suporter dan semuanya. Para pemain sudah bersiap dengan baik. Para pemain juga menganggap pertandingan ini akan menjadi pertandingan final untuk hasil yang lebih baik ke depannya,” ungkap Adrian Luna.
Tantangan bagi Persik Kediri memang cukup berat jika melihat posisi di klasemen BRI Super League per April 2026. Persik saat ini masih tertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 30 poin dari 27 pertandingan, hasil dari 8 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 13 kali menelan kekalahan.
Sementara itu, Persita Tangerang datang dengan kepercayaan diri yang lebih stabil, menempati peringkat ke-7 klasemen dengan raihan 41 poin dari 27 laga, mencatatkan 12 kemenangan, 5 seri, dan 10 kekalahan. Kesenjangan statistik ini menuntut Persik Kediri untuk tampil lebih disiplin dan efisien di Stadion Brawijaya demi memperbaiki rekor mereka di kompetisi musim ini. [nm/kun]






