Lamongan (beritajatim.com) – Penyerang Persela Lamongan, Kushedya Hari Yudo, mengusung motivasi berlipat menjelang bentrok kontra Kendal Tornado FC pada laga pamungkas putaran pertama kompetisi Championship 2026/2027.
Selain berambisi mengamankan poin penuh bagi Laskar Joko Tingkir, duel ini menjadi momen emosional bagi Yudo karena harus berhadapan langsung dengan mantan klubnya.
Yudo bukan sosok asing bagi pendukung Kendal Tornado. Penyerang berusia 33 tahun tersebut sempat menjadi tumpuan lini depan klub berjuluk Laskar Badai Pantura pada musim 2025/2026 dengan membukukan tujuh gol dari 24 laga.
Kini, pemain kelahiran Malang tersebut berbalik menjadi ujung tombak andalan Persela. Sepanjang musim ini, Yudo telah mengoleksi dua gol di kompetisi Championship serta dua gol di ajang I.League Cup.
Yudo mengakui laga yang bakal digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (8/11/2026) tersebut memiliki arti spesial. Ia bertekad tampil maksimal demi membawa pulang poin untuk timnya.
“Persiapan pribadi lawan Kendal sangat siap. Apalagi ini mantan tim, tentu saya punya motivasi tersendiri. Target kami paling tidak bisa mencuri poin di sana. Alhamdulillah kalau bisa tiga poin, tetapi satu poin pun tetap kami syukuri,” ujar Yudo, Sabtu (7/11/2026).

Modal Kemenangan Beruntun Jaga Puncak Klasemen
Ambisi Yudo menjadi amunisi tambahan bagi skuad asuhan Bima Sakti yang tengah berjuang mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Grup B. Mengingat ketatnya persaingan papan atas, tambahan poin di akhir putaran pertama menjadi harga mati bagi Persela.
Persela sendiri bertolak ke Solo dengan rasa percaya diri tinggi usai meraup dua kemenangan beruntun di laga kandang. Mereka berhasil membungkam Persipura Jayapura 3-1 di ajang Championship, dilanjutkan kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara pada laga I.League Cup.
Dalam laga kontra Persijap, Yudo tampil sebagai pahlawan kemenangan. Masuk sebagai pemain pengganti, ia memborong dua gol kemenangan untuk Persela.
Catatan impresif tersebut menjadi modal berharga bagi Yudo untuk kembali membuktikan ketajamannya. Kendati demikian, menumbangkan mantan tim membutuhkan kerja keras dan kekompakan seluruh pemain Persela demi meraih hasil optimal. [fak/but]





