Sampang (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menghadiri acara Maulid Nabi di Pondok Pesantren Alhasani Miftahul Ulum, Desa Karang Anyar Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Minggu (31/10/2021).
Selain memperingati Maulid Nabi, kehadiran Mantan Bupati Trenggalek tersebut juga merupakan undangan dari ketua komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, agar bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di wilayah utara Kabupaten Sampang.
“Jadi ketika saya ditugasi oleh Ketua Komisi B, apalagi tugasnya sangat mulia yaitu untuk bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di wilayah utara Kabupaten Sampang, Kita memang punya cita-cita bahwa pembangunan harus dinikmati di seluruh wilayah,” Ungkap Emil.
Wagub Emil mengutarakan, jika target Kabupaten Sampang dalam menurunkan angka kemiskinan bisa tercapai sampai Tahun 2024, Kabupaten bisa menjadi Idola Se-indonesia.
“Saya melihat angka kemiskinan di Sampang itu 22 persen, saya yakin orang Sampang itu hebat-hebat, karena saya lihat perekonomian di utara itu bagus. Dan Pemkab Sampang punya cita-cita target penurunan kemiskinan turun 5,7 persen menjadi 17 persen sampai Tahun 2024 dan itu penurunan terbesar, kalau angka itu tercapai maka Sampang bisa menjadi idola Se-Indonesia,” ujarnya.
Wagub Emil mengatakan, ada 15 kabupaten yang menjadi fokus penurunan angka kemiskinan salah satunya adalah di Kabupaten Sampang
“Ada 15 kabupaten yang kita pilih untuk menjadi fokus kami menurunkan angka kemiskinan salah satunya di Sampang, jadi setelah kita cek datanya orang miskin itu bukan karena menganggur, tetapi memang kita harus memberi ke arah yang lebih baik,” katanya.

Suami Arumi Bachsin tersebut juga menyampaikan bagaimana strategi pemulihan ekonomi di Madura terutama pada sektor pertanian.
“Disinilah kita punya rencana bagi tugas dengan Komisi B, Karena pengentasan kemiskinan ini bukan hanya tugas dari dinas sosial. Karena ternyata yang miskin itu bekerja di ladang, sawah dan hutan, maka kita harus pikirkan nasib petani kita, peternak kita jangan sampai mereka hidup miskin,” Tutur Emil.
“Saya langsung ngomong ke Bappeda dan ke pemerintah pusat bahwa anggaran untuk pengentasan kemiskinan ini juga harus ada mitra komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, nanti dikawal langsung apa program-program kongkritnya untuk mengentaskan kemiskinan di sektor agro atau pertanian,” lanjutnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Selain menyampaikan terkait strategi pengentasan kemiskinan Wagub muda ini juga mengucap rasa syukurnya karena dapat bertemu dengan masyarakat di Desa Karang Anyar dan mendapatkan kabar baik bahwa masyarakat di sana sudah sadar akan vaksinasi
“Saya bersyukur bisa bertemu masyarakat yang ada di sini, dan mendapat kabar baik dari pak kades bahwa masyarakat di Karang Anyar sudah sadar mengenai vaksinasi, saya tidak perlu ngomong apa-apa lagi karena vaksinasi sudah disadari karena sekali lagi saya selalu menekankan bahwa vaksinasi itu hanya salah satu ikhtiar kita semua,” Ungkap Emil.
Diakhir sambutannya Wagub Emil berharap semoga ikhtiar di Desa Karang Anyar bisa menjadi contoh untuk desa-desa lain di Kabupaten Sampang
“Saya sangat bersyukur ikhtiar di Kabupaten Sampang khususnya Desa Karang Anyar ini berjalan lancar dan bisa menjadi contoh bagi desa lain di Kecamatan Ketapang,” tutupnya.[sar/ted]






