Gresik (beritajatim.com)– Naas dialami Roni (40) yang berprofesi sebagai kuli bangunan. Warga asal Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Gresik, tewas tersengat listrik saat bekerja di rumah H.Idris di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti.
Tewasnya korban (Roni) bermula saat berada diatas bangunan untuk membersihkan bahan bangunan yang tidak dipakai. Sewaktu menurunkan barang tidak dipakai. Tiba-tiba
mendengar ada suara letusan listrik PLN tegangan 20 KV.
Kejadian tersebut tepat berada diatas samping kiri bangunan ada teriakan korban dari luar. Mendengar hal itu, rekan korban Stawalun Ramadanu melihat kondisi korban sudah tersangkut di besi cagak bangunan dan sudah tidak bergerak.
“Saya melihat korban memegang besi beton leser yang dipakai mengangkat campuran semen dengan posisi berdiri tegak,” ujar Ramadanu, Jumat (5/03/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutisna membenarkan adanya kejadian ini. Korban meninggal di TKP dengan luka lecet dibagian tangan kanan dan kaki akibat sengatan listrik.
“Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina untuk dimintakan VER jenazah,” katanya.
Masih menurut Tatak, ada dugaan korban tangannya memegang besi beton leser
yang dipakai untuk alat mengangkat timba berisi campuran semen. (dny/ted)






