Ngawi (beritajatim.com) – Rumah milik Haji Bani Muntaha (70) di Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ludes terbakar pada Rabu (29/5/2024) pukul 07.30 WIB. Akibatnya, rumah tersebut mengalami kerusakan parah dan mengakibatkan kerugian senilai RP100 juta.
Rumah tersebut terbakar pemiliknya berada di dalam. Mereka langsung menyelamatkan diri dan segera meminta tolong warga.
Sejumlah warga yang melihat asap membumbung tinggi dari rumah tersebut langsung mengecek kondisi pemilik rumah. Kemudian, mereka mencoba memadamkan dengan alat seadanya.
Warga khawatir jika api nanti kemungkinan menjalar sampai ke rumah warga yang lain karena berada di kawasan yang padat penduduk.
“Tiba-tiba api semakin besar, tidak tahu dari mana, warga berusaha memadamkan api pakai alat seadanya. Harta bendanya sudah nggak ada yang selamat, terbakar habis. Tidak ada korban jiwa,” kata Nanang Kusbianto, tetangga korban.
Sejumlah warga juga mengambil video bagaimana rumah tersebut terbakar. Tak lama kemudian, video kebakaran rumah tersebut tersebar di media sosial.
Setelah mendapatkan laporan dar masyarakat, pihak Damkar Ngawi dengan dua unit mobil pemadam mendatangi lokasi kejadian. Mereka melakukan pemadaman api dan melaukkan pendinginan.
“Kami yang mendapatkan laporan dari masyarakat, langsung ke lokasi kejadian. Jalannya cukup padat agak susah masuk. Kemudian, kami akhirnya sampai ke lokasi. Langsung kami padamkan dan kami lakukan pendinginan. Diduga penyebabnya korsleting listrik di salah satu kamar,” kata Nur Sidik, petugas Damkar Ngawi.
Dari kejadian itu, ditaksir kerugian mencapai Rp100 juta. Kejadian itu kini masih dalama penyelidikan oleh Polsek Paron, Ngawi. [fiq/beq]






