Magetan (beritajatim.com) – Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan perihal kecelakaan tunggal yang dialami oleh Dewi Ratnawati (50) warga Kelurahan Mangge, Barat, Magetan, Jawa Timur. Guru salah satu SD di Desa/ Kecamatan Gerih, Ngawi itu meninggal usai terlibat kecelakaan tunggal hingga tercebur kanal di samping jalan inspeksi atau jalan alternatif menuju Kecamatan Barat itu.
“Hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, diduga korban yakni DE berjalan dari arah Kartoharjo menuju ke arah Barat. Kemudian, saat di lokasi hendak menghindari jalan berlubang namun tergelincir hingga tercebur ke kanal hingga akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Kedalamannya sekitar 2 meter,” kata Budi, Senin (15/8/2022).
Dari hasil visum di lokasi, ditemukan luka di dahi korban. Pun, pihak keluarga yang datang di lokasi meminta agar tak ada otopsi dan jenazah dibawa langsung ke rumah duka. Kerugian materiil ditaksir Rp1 juta.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-magetan”]
Untuk diketahui, seorang guru SD ditemukan meninggal dunia di dalam kanal jurusan Barat Kartoharjo, masuk Desa Bayem Taman, Kartoharjo, Magetan, Jawa Timur, Senin (15/8/2022) sekitar pukul 16.00 WIB. Adalah Dewi Ratnawati (50) warga Kelurahan Mangge, Barat, Magetan yang masih aktif sebagai guru PNS di sebuah SD di Magetan. Lurah Mangge Bayu Prasetyo membenarkan bahwa korban adalah warganya dan berdomisili di Lingkungan Mangge.
“Memang betul ada warga kami yang meninggal di kanal. Diduga karena kecelakaan tunggal. Kalau penyebab pastinya masih menunggu keterangan dari pihak kepolisian. Korban langsung dibawa ke rumah duka, berikut dengan motor Honda Vario nopol AE 3259 QC yang digunakan korban dan sempat jatuh ke kanal juga,,” kata Bayu pada beritajatim.com, Senin (15/8/2022). [fiq/but]






