Malang (beritajatim.com) – Pada 11 September 2023 dini hari tepatnya pukul 03.36 WIB, dua orang perempuan yang mengendarai sepeda motor matic terlibat percekcokan dengan tiga orang pria. Tidak hanya cek-cok, pria tersebut diduga melontarkan sejumlah kata-kata kasar.
“Pagi di depan Alfamart Kawi kami dipepet dan berhenti di sana, kita adu cekcok dan salah satu cowok nendang dengan keras motor kita, dengan ngata-ngatain kita L*nte, Mau membeli kita dan bilang dia TNI dan masih banyak lainnya, nantang-natang juga, setelah itu mereka pergi,” kata perempuan bernama Putri dengan akun Instagram putri_zoey.
Semuanya bermula ketika Putri bersama seorang teman perempuan yang tidak berkenan disebutkan namanya berjalan di depan Lab SIMA Jalan Tangkuban Perahu. Terdapat satu motor matic dengan posisi mati yang dinaiki tiga orang pria.
“Lalu saya dan teman saya jalan ke parkiran mereka siul tiga kali. Kita tanya, kenapa mas? Dijawab nunggu bakso, kita bilang di sana ga ada bakso tutup, mereka diam dan kita ke parkiran ambil motor,” cerita Putri.
Sepanjang perjalanan di jalan Ijen ternyata ketika pria tadi sudah menunggu Putri di pinggir jalan dengan melontarkan kata-kata kasar. Pria tersebut terus membuntuti Putri sembari melontarkan kata-kata kasar. Merasa tidak enak dengan lontaran itu, Putri memutuskan berhenti di depan Alfamart jalan Kawi.
Sempat terjadi percekcokan selama 5 menit. Dari jauh ada seorang kasir Alfamart yang merekam diam-diam.
“Ya saat itu tidak ada yang melerai, mereka pergi sendiri. Saya pulang motong jalan, info dari teman saya yang lain mereka di daerah Langsep, sepertinya mau nyegat saya lagi tapi tidak ketemu,” ujar Putri.
BACA JUGA:
Anggota Alami Pelecehan Saat Demo, PMII Geruduk Polres Tuban
Saat ini kasus ini sudah ramai di media sosial Instagram dan TikTok. Kejadian tidak mengenakkan ini membuat Putri dan temannya mengalami trauma dan ketakutan.
“Saya belum lapor, nanti ada niat saya melapor karena sudah melecehkan dan membuat saya trauma,” ungkapnya melalui sambungan WhatsApp. [dan/but]






