Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan TNI untuk kemungkinan menggunakan kapal perang dalam pendistribusian logistik Pemilu, apabila terjadi cuaca buruk.
“Kalau misalnya terjadi cuaca buruk saat tahapan pendistribusian logistik ke kepulauan, maka kami melakukan antisipasi-antisipasi. Diantaranya berkoordinasi dengan TNI untuk menggunakan kapal perang,” kata Ketua KPU Sumenep, Rahbini, Selasa (2/1/2024).
Ia menjelaskan, penggunaan kapal perang TNI itu dilakukan dalam situasi sangat mendesak. Artinya, tidak ada kapal reguler yang melayani pelayaran ke kepulauan akibat gelombang tinggi.
“Tetapi dalam kondisi normal, tentu saja kami tetap menggunakan kapal reguer sesuai jadwal pelayaran yang ada,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk pendistribusian logistik akan mengutamakan wilayah kepulauan jauh seperti Pulau Masalembu, Sapeken, dan Kangean. Sedangkan kepulauan lain seperti Raas, Gili Genting, dan Gili Raja akan menyusul berikutnya.
“Sedangkan untuk kepulauan dekat seperti Talango, jadwal distribusinya bersamaan dengan wilayah daratan. Kami jadwalkan awal Februari pendistribusian logostik Pemilu akan dimulai,” terangnya.
Ia menambahkan, KPU juga telah berkoordinasi dengan Polres Sumenep untuk pengawalan logistik Pemilu saat pendistribusian dari gudang KPU ke PPK-PPK. “Untuk memastikan keamanan, maka distribusi soal suara akan dikawal aparat kepolisian, baik dari Polres maupun Polsek-polsek,” ucapnya. [tem/suf]






