Jombang (beritajatim.com) – KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Jombang dijadwalkan melakukan pelipatan surat suara pada Jumat (5/1/2024). Ada empat lokasi yang digunakan untuk tempat pelipatan dan penyortiran surat suara itu.
Di antaranya, GOR Merdeka Jombang, Lapangan Tenis Indoor, gudang Mojosongo, serta gudang Parimono. Rekrutmen tenaga pelipatan juga sudah dilakukan oleh KPU Jombang. “Pelipatan kita mulai besok pagi,” ujar Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi, Kamis (4/1/2024).
Berapa jumlah tenaga pelipat yang dilibatkan? Burhan tidak hafal secara detail. Karena perekrutan tersebut berdasarkan dapil (daerah pemilihan). Di Kabupaten Jombang sendiri terbagi menjadi enam dapil.
Dia hanya mengatakan bahwa upah tenaga pelipat menggunakan sistem borongan. Yakni, Rp210 per lembar dan Rp185 per lembar. “Tergantung jenis surat suara. Untuk surat suara pemilu legislatif tentu lebih mahal. Karena terkait ukuran kertas suara,” kata Burhan menjelaskan.
Burhan menjelaskan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, KPU Jombang juga menerjunkan tim pengawas khusus. Mereka akan mengawasi proses pelipatan surat suara pemilu di masing-masing gudang.
“Kalau Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) kabupaten sudah melekat dalam pengawasan. Artinya, mereka terlibat dalam pengawasan pelipatan surat suara. Selain itu, kami juga membentuk pengawas internal dari KPU Jombang,” pungkasnya. [suf]






