Bondowoso (beritajatim.com) — Upaya pencarian korban hanyut di aliran Sungai Sampean Baru akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 24 Januari 2026 pagi.
Korban diketahui bernama Adi Yanto (45). Jenazah ditemukan mengambang di area Bendungan Sampean Baru, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, sekitar pukul 09.15 WIB.
Kapolsek Taman Krocok IPDA Agus Hariadi mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan hanyut pada Kamis, 22 Januari 2026 saat menyeberangi Sungai Sampean Baru. Sejak laporan diterima, pencarian dilakukan secara intensif selama tiga hari.
“Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan Polres Bondowoso, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, serta masyarakat setempat hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” jelas Agus.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga hanyut di Sungai Sampean Baru, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto, mengatakan laporan orang hilang diterima BPBD pada pukul 13.54 WIB dari masyarakat.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Tajjan, Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, dan dikenal dengan panggilan Pak Linda.
Berdasarkan asesmen awal Pusdalops BPBD Bondowoso, korban datang ke Bondowoso untuk menjenguk orang tua dan anaknya yang tinggal di Desa Gentong.
Pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban berpamitan dari rumah untuk menuju sawah menyusul menantunya yang sedang bertani di Desa Kali Tapen, Kecamatan Tapen. Korban memilih menyeberangi sungai dengan cara berenang mengikuti aliran air.
“Namun hingga siang, korban tidak kunjung tiba di sawah. Sekitar pukul 13.00 WIB, menantu korban pulang dan menyampaikan tidak bertemu korban di lokasi,” terang Kristianto.
Keluarga dan warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri di bantaran sungai. Karena korban tidak ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang. (awi/ted)






