Malang (beritajatim.com) – Banjir Bandang di Kota Batu juga berdampak pada warga Kota Malang terutama yang berada di DAS Brantas. Wali Kota Malang, Sutiaji saat itu bergerak cepat dengan mengevakuasi warganya pada Kamis, (6/11/2021) malam.
Warga Jatimulyo, dan Kampung Putih paling banyak terdampak banjir bandang. Mereka diungsikan Pemkot Malang ke Taman Rekreasi Senaputra. Keesok harinya, Sutiaji bahkan terus memantau dan turun langsung ikut serta membantu warga kerja bakti membersihkan sisa-sisa lumpur akibat banjir.
[berita-terkait number=”5″ tag=”banjir-bandang”]
“Bencana ini harus kita atasi bersama bahu membahu dan gotong royong membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban adalah kunci suksesnya upaya kita meringankan beban mereka,” ujar Sutiaji, Senin, (8/11/2021).

“Saya memang menginginkan agar warga segera kembali ke rumahnya jika rumah sudah dibersihkan. Karena di pengungsian tidak terjamin kesehatan dan secara psikologis tidak nyaman” imbuh Sutiaji.
Sutiaji mengunjungi sejumlah titik terdampak banjir bersama ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji. Dia menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada warga di Jalan Muharto Gang 5, Jalan Permadi Kelurahan Polehan, RT 07 RW 2 Kelurahan Jatimulyo dan wilayah Kampung Putih Kelurahan Klojen.
“Inventarisasi kebutuhan warga juga terus dilakukan agar tidak terjadi penumpukan bahan pokok, seperti yang terjadi saat ini. Fokus kami berikutnya adalah obat-obatan, alat tulis serta seragam sekolah. Karena banyak yang sudah hanyut,” tandas Sutiaji. (luc/kun)






