Bojonegoro (beritajatim.com) – Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (Kareb) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Perekonomian Rakyat (Perseroda), atau lebih dikenal sebagai Bank UMKM Jatim. Nota kesepahaman bersama ditandatangani pada Selasa, 7 Januari 2025, dengan tujuan mendukung pengembangan usaha koperasi dan kesejahteraan anggotanya.
“Kami berharap Bank UMKM Jatim bisa mendukung pengembangan usaha kami,” kata Direktur Koperasi Kareb, Sriyadi Purnomo, seusai penandatanganan.
Sriyadi menjelaskan bahwa Koperasi Kareb berencana memperluas usahanya dengan mendirikan unit pergudangan tembakau dan unit klinik kesehatan. Saat ini, koperasi yang memiliki 300 anggota dan hampir 7.000 karyawan ini telah mengelola enam unit usaha utama:
- Unit Jasa Processing Tembakau (pengeringan dan pemisahan daun tembakau).
- Unit Jasa Sigaret Kretek Tangan.
- Unit Simpan Pinjam.
- Unit Pertokoan, Distributor Center, dan Distributor.
- Unit Angkutan Transportasi. dan
- Unit Perumahan.
“Koperasi Kareb berencana membuat Unit Pergudangan Tembakau sehingga mampu menyerap jumlah tenaga kerja yang lebih banyak di Bojonegoro ini,” tambah Sriyadi.
Plt. Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya, menyebut Koperasi Kareb sebagai mitra strategis yang mampu menunjukkan contoh nyata pemberdayaan ekonomi mikro. Ia menyatakan dukungan Bank UMKM Jatim dalam bentuk penyediaan modal kerja, pinjaman untuk karyawan, dan pengembangan unit usaha koperasi.

“Koperasi Kareb adalah mitra strategis kami dalam mendukung perekonomian masyarakat mikro di Jawa Timur,” kata Irwan.
Irwan juga mengungkapkan bahwa Bank UMKM Jatim berkomitmen membantu koperasi lain di Jawa Timur, sesuai dengan arahan Pemerintah Provinsi Jatim sebagai Pemegang Saham Pengendali. Fokus utama bank ini adalah mendukung bisnis UMKM dan koperasi agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setelah penandatanganan, pengelola Koperasi Kareb dan Bank UMKM Jatim mengunjungi Unit Mitra Produksi Sigaret (MPS) Kapas dan MPS Dander. Di lokasi ini, ribuan karyawan yang mayoritas perempuan terlihat bekerja pada proses pelintingan hingga pengemasan rokok.
Perekonomian berbasis kerakyatan di Jawa Timur menjadikan koperasi dan UMKM sebagai tulang punggungnya. Menurut data Pemerintah Provinsi Jatim, sektor ini menyumbang 58,36 persen terhadap PDRB Jawa Timur. Melalui kerja sama seperti ini, Bank UMKM Jatim berharap dapat semakin memajukan koperasi dan UMKM sebagai bagian penting dari perekonomian daerah. [beq]

as a preferred source on Google




