Surabaya (beritajatim.com) – Beredar video viral kericuhan di konser Tipe-X yang diselenggarakan dalam acara Jatim Fair 2022 di Grand City Mall, Sabtu (08/10/2022). Dari informasi yang dihimpun, kericuhan terjadi lantaran masyarakat tak bertiket yang memaksa masuk.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih membenarkan kejadian tersebut. Menurut Fakih, kericuhan itu hanya berjarak satu meter dengan pagar. “Di luar ingin masuk, tapi tidak bertiket,” kata Fakih, Minggu (09/10/2022) malam.
Massa tak bertiket memaksa masuk ke area panggung dengan melempari petugas dengan segala macam benda. Selain itu, mereka juga diduga dalam keadaan dibawah pengaruh alkohol. “Mereka maksa masuk dengan mata merah, melempari petugas dengan batu,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”ricuh”]
Mendapatkan lemparan itu, sejumlah petugas kepolisian yang berjaga hanya berlindung dengan tameng. Mereka tak membalas serangan lantaran takut terjadi hal tidak diinginkan. “Kami cuma bertahan, takutnya kalau kita serang malah bahaya,” ucapnya.
Dalam peristiwa tersebut, Fakih mengatakan ada petugas kepolisian yang mengalami luka dan dua penonton bertiket yang kena lemparan batu. Mereka terkena benda yang dilemparkan oleh ratusan massa di luar pagar konser. “Bripda Naufal dengan luka robek di tangan sebelah kiri karena lemparan kaca, ada SA, warga Sampang Madura dengan luka lebam di wajah dan AL asal Gresik dengan luka memar mata dan pipi,” ujar dia.
Dengan demikian, pihak kepolisian sudah mengusulkan kepada panitia Jatim Fair untuk menghentikan konser. Apabila dilanjut, bisa jadi acara musik tersebut tidak lagi ditempatkan di mall Grand City. “Kita masih diusulkan (ditunda), melihat lagi nanti, dilihat untung ruginya, kalau bisa diusulkan tidak ada konser, kalaupun ada di tempat yang lebih luas,” tutupnya. (ang/kun)






