Malang(beritajatim.com) – Sebanyak 6 atlet Kota Malang sukses meraih emas pada ajang PON ke-20 di Papua lalu. Selain itu, atlet Kota Malang juga sukses meraih 4 perak dan 4 perunggu untuk Jawa Timur.
Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono mengatakan, bahwa target di awal hanyalah 5 emas tetapi atlet Kota Malang justru memberikan prestasi lebih. Dia meminta prestasi ini dijadikan sebagai motivasi untuk persiapan menghadapi Porprov 2022 mendatang.
“Atlet berprestasi di PON Papua ini bisa menjadi penyemangat bagi para atlet yang akan berlaga di Porprov 2022 nanti. Seperti Yossy peraih 2 emas itu, adiknya kan juga atlet sepatu roda juga (tampil di Porprov),” kata Eddy, Selasa, (19/10/2021).
Adapun nama atlet Kota Malang yang menyumbangkan emas antara lain, Yossy Aditya Nugraha dari cabor sepatu roda dengan 2 emas kategori Tim Relay 3 kilometer dan Marathon 42 kilometer, perak kategori 1.000 meter Sprint dan perunggu kategori 15 kilometer Elimination.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pon-papua”]
Kemudian ada Atjong Tio Purwanto, peraih emas nomor 3.000 meter halang rintang putra atletik. Izzi Dwi Faiva, peraih 2 emas cabor renang. Selanjutnya ada Adeliade CW, Amelia RAA dan Faizzatus S yang berhasil meraih emas cabor basket.
“Sebenarnya bisa lebih tetapi banyak cabor andalan kita yang tidak dipertandingkan jadi tidak diberangkatkan. Tetapi ini sudah memenuhi target,” ujar Eddy.
Atlet Jatim yang meraih medali mendapat bonus dari Pemprov dan KONI Jatim. Sementara KONI Kota Malang akan memberikan apresiasi atas capaian prestasi ini.
Sementara Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan dalam waktu dekat mereka akan melakukan pertemuan dengan KONI. Mereka akan menyiapkan bonus tambahan bagi atlet Kota Malang yang telah berprestasi pada ajang PON Papua.
“Akan kita koordinasikan dengan KONI. Segera, dalam waktu dekat (pemberian apresiasi),” tandas Sutiaji. (luc/ted)






