Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI setempat, berencana memberikan bonus bagi atletnya yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua.
Saat ini, KONI Kabupaten Malang tengah mengajukan nama-nama atlet untuk bisa mendapatkan apresiasi berupa reward tersebut. Namun, masih menunggu jumlah pasti siapa saja atlet yang menyumbang medali bagi Provinsi Jawa Timur.
“Iya rencananya begitu, semoga saja tidak ada halangan agar rencana itu (pemberian reward) bisa dilakukan,” ujar Ketua KONI Kabupaten Malang, Rosyidin melalui sambungan telepon, Selasa (12/10/2021).
Rencananya, atlet yang berlaga untuk Provinsi Jawa Timur di PON ke XX Papua ini mendapatkan penyambutan secara seremonial oleh Gubernur Jawa Timur pada 16 Oktober 2021. Setelah itu, baru akan disambut di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Hanya saja, rencana tersebut masih belum dapat dipastikan. Sebab, dari informasi yang dihimpun, seluruh atlet dan official yang berangkat ke Papua harus dikarantina terlebih dulu selama 5 hari.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pon-papua”]
“Kalau dari Kabupaten Malang atletnya 46 dan ada 10 pelatih. Rencananya ada seremonial dulu di Gubernur tanggal 16 Oktober 2021, lalu dijemput dan disambut di Pendopo Kabupaten Malang. Mungkin nanti ada reward disana,” terang Rosyidin.
Besaran reward yang rencananya diberikan adalah sebesar Rp 10 juta untuk medali emas, Rp 5 juta untuk medali perak dan Rp 2,5 juta untuk medali perunggu.
Menurutnya, capaian yang saat ini diraih oleh Kabupaten Malang ataupun Provinsi Jawa Timur patut untuk diapresiasi. Sebab, secara keseluruhan Jawa Timur menempati peringkat kedua dalam klasemen perolehan medali dalam PON e XX Papua kali ini. [yog/suf]






