Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan KA (Kereta Api) Dhoho dengan mobil Daihatsu Luxio L 1009 XD di perlintasan tak berpalang pintu Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (29/7/2023) sekitar pukul 23.14 WIB, menyebabkan dua korban luka yang kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang.
Dua korban luka tersebut adalah Fikri (22) dari Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, dan Arimbi (11) dari Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.
Arimbi saat ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan, bahkan sudah dapat berkomunikasi dan sadar. Sementara itu, Fikri masih berada dalam keadaan koma, seringkali mengigau tidak karuan.
BACA JUGA:
Kecelakaan Kereta Api di Jombang: 6 Orang Meninggal, 2 Luka Berat
“Korban yang belum sadar ini karena ada cedera otak dan pendarahan otak. Sedangkan korban yang satu lagi sudah sadar. Karena walau cedera otak sedang, namun hanya pembengkakan. Biasanya akan pulih dalam beberapa hari,” ungkap Direktur RSUD Jombang, dr. Ma’murotus Sa’diyah, pada Senin (31/7/2023).
Dr. Ma’murotus Sa’diyah, atau akrab disapa Ning Eyik, juga menegaskan bahwa pasien yang sadar sudah dapat berkomunikasi. Meski begitu, tim medis terus melakukan observasi ketat serta melakukan CT scan ulang.
Saat ini, kedua korban tersebut dirawat intensif di ruang Yusdhistira RSUD Jombang dengan pemantauan ketat dari tim medis dan pendampingan dari pihak keluarga.
BACA JUGA:
Identitas Lengkap 8 Korban Kecelakaan Kereta Api Vs Mobil di Jombang
Sebelumnya, kecelakaan tragis antara mobil Luxio dan KA Dhoho telah menelan enam nyawa, termasuk sopir mobil, Wahyu Kuspoyo (42), dan warga Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, yaitu Sumiyowati (60), Alinsya Mareta Mingkana (17), Sutria Mingsih (38), dan Az Zahra Rohima Khoirunnisa (13).
Satu korban lainnya, Adelia (19) dari Kedungpadang, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, tewas dalam kecelakaan tersebut. Sementara itu, Fikri (22) dari Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, dan Arimbi (11) dari Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, mengalami luka berat. [suf]






