Surabaya (beritajatim.com) – Kodam V/Brawijaya siap menggelar program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 di empat daerah di wilayah teritorialnya, yaitu Kodim 0808/Blitar, Kodim 0812/Lamongan, Kodim 0819/Pasuruan, Kodim 0826/Pamekasan, dan Kodim 0817/Gresik.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menegaskan bahwa TMMD merupakan aktualisasi budaya gotong royong yang melibatkan seluruh elemen bangsa untuk memajukan daerah tertinggal.
“TMMD adalah salah satu cara TNI-AD mengajak masyarakat untuk bersatu-padu membangun bangsa, terutama pada hal-hal yang belum tersentuh oleh program pemerintah dan membutuhkan percepatan, khususnya di bidang pembangunan,” kata Pangdam.
Mayjen TNI Rafael menekankan kepada para komandan satuan (Dansat) untuk tidak menganggap TMMD sebagai perintah semata, tetapi juga sebagai amanah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Prajurit harus membaur dengan masyarakat dan keberadaan Satgas TMMD harus bisa dirasakan manfaatnya, terutama dalam mengatasi berbagai kesulitan dan keluhan yang ada di masyarakat,” pintanya.
TMMD ke-119 diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat di daerah tertinggal, meningkatkan kualitas hidup mereka, dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa. (ted)






