Gresik (beritajatim.com)– Suasana rumah di Jalan Gubernur Suryo Gang 5D/30, Gresik, pagi hari mendadak berubah tegang. Seekor ular kobra masuk ke dalam rumah dan justru ditemukan berada di atas spring bed.
M. Jamaluddin Nur, penghuni rumah, awalnya mengetahui ular tersebut masuk dari luar. Ia sempat berusaha mengusirnya. Namun, upaya itu tidak mudah karena ular terus bergerak dan sulit diarahkan keluar.
Kondisi tersebut membuat penghuni rumah panik. Terlebih, ular yang berada di dalam kamar merupakan jenis kobra yang dikenal memiliki bisa berbahaya.
Jamaluddin kemudian meminta bantuan kepada Hendri Cahyono, anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik yang saat itu sedang bertugas.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Personel Damkar berangkat menuju lokasi dengan membawa satu unit kendaraan rescue serta perlengkapan penanganan ular.
Setibanya di rumah warga, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan situasi untuk memastikan posisi ular. Setelah diketahui berada di atas spring bed, petugas mulai melakukan evakuasi menggunakan alat penjepit ular.
Proses penangkapan berlangsung hati-hati. Petugas harus memastikan kepala dan gerakan ular dapat dikendalikan agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun anggota tim.
“Kalau ular kobra masuk rumah, jangan didekati atau dicoba ditangkap sendiri. Lebih baik warga menjauh dan segera melaporkan kepada petugas,” ujar Sulyono salah satu petugas Damkar Gresik, Selasa (1/9/2026).
Setelah beberapa saat, ular tersebut akhirnya berhasil diamankan. Kobra kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya diselamatkan dan tidak kembali masuk ke permukiman warga.
Petugas memastikan kondisi rumah kembali aman sebelum merapikan seluruh peralatan rescue yang digunakan. Setelah proses evakuasi selesai, tim kembali ke Pos Kota untuk melanjutkan tugas. (dny/ted)






