Gresik (beritajatim.com) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Gili Iyang yang mengangkut 220 penumpang dan 62 unit kendaraan mengalami insiden kebakaran saat berlayar dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean, Rabu (13/8/2025) malam. Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.
Insiden terjadi sekitar 1,5 jam setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Gresik pada pukul 22.00 WIB. Saat melintas di perairan Karang Jamuang, percikan api muncul di salah satu ruangan bagian bawah kapal dan dengan cepat membesar.
Nahkoda KMP Gili Iyang, Supriyadi, membenarkan peristiwa tersebut. “Perjalanan balik Gresik, penyebabnya konsleting kabel listrik,” ujarnya, dikutip dari grup warga Bawean, Kamis (14/8/2025).
ABK Berhasil Padamkan Api dan Arahkan Kapal Kembali ke Gresik
Begitu kebakaran terjadi, Anak Buah Kapal (ABK) segera memadamkan api. Sebagai langkah antisipasi, seluruh penumpang diminta mengenakan pelampung atau life jacket. Setelah api terkendali, kapal diputuskan untuk kembali ke Pelabuhan Gresik.
Saat ini, KMP Gili Iyang dalam kondisi aman dan lego jangkar sambil menunggu kapal pandu dari Pelindo Gresik untuk menariknya kembali ke dermaga.
Pantauan di Pelabuhan Gresik menunjukkan dua unit mobil pemadam kebakaran siaga, sementara sejumlah keluarga penumpang tampak cemas menunggu kedatangan kapal.
Detail Penumpang dan Kendaraan di Atas Kapal
Berdasarkan data manifes, KMP Gili Iyang membawa 220 penumpang yang terdiri dari:
- 164 penumpang dewasa kelas ekonomi
- 16 bayi
- 40 penumpang kelas bisnis
Selain itu, terdapat 62 unit kendaraan golongan II di dalam kapal.
Kebakaran sempat memicu kepanikan, namun berkat respons cepat ABK, seluruh penumpang berhasil diselamatkan. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti masih diduga akibat konsleting listrik, dan proses penarikan kapal menuju Pelabuhan Gresik masih berlangsung. (dny/ted)






