Surabaya (beritajatim.com) – Newcastle sudah jadi buah bibir publik sepak bola sejak diambil alih oleh Public Investment Fund (PIF), sebuah konsorsium milik pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman, sejak beberapa bulan lalu. Atas akuisisi itu, Newcastle mendadak jadi klub kaya baru.
Namun hingga saat ini, performa Newcastle masih sangat jauh dari kata meyakinkan. Di Premier League musim ini saja, Newcastle hanya menang sekali, kini masih terdampar di zona merah. Petaka kembali menghampiri klub, saat disingkirkan tim divisi 3 Inggris pada aja Piala FA.
Pada laga ini sekaligus menjadi debut bagi bek anyar mereka, Kieran Trippier. Trippier resmi secara resmi diperkenalkan pada publik Newcastle. Trippier didatangkan dengan nilai transfer mencapai 12 juta poundsterling dari Atletico Madrid.
Namun sayang, Kieran Trippier mengalami debut yang kurang mengenakkan berseragam Newcastle United. Klub sultan yang kini jadi salah satu klub terkaya dunia itu justru dipecundangi tim strata ketiga Inggris, Cambridge United dengan skor 1-0.
Tampil di Stadion St. James’ Park, Sabtu (8/1) malam WIB pada pertandingan putaran ketiga Piala FA, Newcastle harus menahan malu pada penggemarnya. Newcastle sejatinya sudah menurunkan kekuatan terbaiknya.
Eddie Howe memasang starting XI yang cukup lengkap. Termasuk bek kanan anyar mereka, Kieran Trippier yang baru saja dibeli dari Atletico Madrid.
Secara umum, Newcastle tampil dominan pada duel melawan Cambridge. Tim sultan itu mampu mencatat penguasaan bola sampai 58 persen. Newcastle juga mengemas peluang yang cukup banyak.
Newcastle melepas 24 tendangan sepanjang laga, sembilan diantaranya on target. Tapi, mereka gagal mencetak satu pun gol. Sementara di kubu tim tamu, dari tujuh tendangan yang dilepaskan, Cambridge berhasil mencetak satu gol.
Cambridge yang bermain lepas tanpa beban justru berhasil mencuri gol di menit ke-56 lewat kesigapan Joe Ironside. Ironside menyambar bola liar tembakan Harvey Knibbs yang tak dihalau oleh penjaga gawang, Martin Dubravka. Meski sempat dicek lewat VAR, gol Ironside disahkan wasit karena tidak ada pelanggaran.
Cambridge United sempat mencetak gol kembali di menit ke-86 melalui aksi individu Jack Lankester. Beruntung bagi Newcastle, gol tersebut dianulir karena Lankester dinilai sudah berada dalam posisi offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Cambridge menang dengan skor tipis 1-0. Berkat hasil ini, langkah anak asuh Eddie Howe pun harus terhenti. Sementara perjuangan Cambridge masih terus berlanjut. [dan/tur]






