Gresik (beritajatim.com) – Kloter terakhir atau kloter 31 calon jemaah haji asal Kabupaten Gresik diberangkatkan. Total ada 1.051 jemaah yang telah berangkat ke Tanah Suci secara bertahap.
Untuk kloter 31 ada 446 jemaah yang berangkat bersamaan. Mereka dilepas oleh Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Sebelum berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, jemaah terlebih dulu diawali doa bersama dengan harapan diberi kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selepas itu, jemaah menempati kursi yang sudah disediakan mengikuti pelepasan oleh Bupati.
“Ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan kebulatan tekad. Mulai dari berangkat, meninggalkan keluarga di rumah, harus yakin. Yakin sebagai tamu Allah. Kebulatan tekad ini tidak hanya berhenti dalam hal meninggalkan keluarga tercinta di rumah, melainkan juga dalam hal untuk meninggalkan segala tingkah laku yang tidak baik,” ujar Gus Yani, Minggu (26/06/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Suasana menjadi penuh haru ketika jemaah berpamitan dengan keluarga dan Bupati Gresik Gus Yani bersama jajaran Forkopimda. Selanjutnya mereka menaiki bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Data Kantor Kemenag Gresik, dari total 1.051 jemaah calon haji asal Gresik yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Terdiri dari 502 jemaah laki-laki, dan 549 jemaah perempuan.
Jemaah termuda tahun ini berusia 21 tahun dan yang tertua berusia 64 tahun, keduanya berasal dari Kecamatan Manyar, Gresik. Wabup Gresik Aminatun Habibah juga merupakan salah satu jemaah calon haji yang masuk kloter 31. [dny/but]






