Malang(beritajatim.com) – Penyebaran Covid-19 di Kota Malang terus mengalami peningkatan setelah beberapa bulan sebelumnya landai. Di Kota ini banyak bermunculan klaster perkampungan. Kini 13 orang warga Perumahan Puri Nirwana RW 02, Dinoyo Kota Malang terkonfirmasi positif Covid-19.
Rumah ini seperti pondok, ditempati 30 orang terdiri dari 28 santri dan 2 pengasuh. Kronologi penyebaran di kawasan ini, berawal dari salah satu penghuni rumah kavling 31 yang mengalami gejala menyerupai Covid-19. Setelah di swab hasilnya keluar positif Covid-19.
“Setelah di swab, keluarga lalu membawa pulang satu penghuni pondok yang terkonfirmasi positif ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, Kamis, (24/6/2021).
Mendapati laporan ini, Dinkes melalui Puskesmas Dinoyo melakukan tracing dikuti testing. Hasilnya, 29 warga yang masih berada di pondok di swab oleh Dinkes Kota Malang. Dari jumlah itu, sebanyak 12 orang dinyatakan positif Covid-19 sedangkan sisanya negatif.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
“Hasil dari tes swab antigen itu ada 12 penghuni pondok yang terkonfirmasi positif COVID-19. 17 lainnya negatif. Lalu kami lakukan koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan akan ada pengurangan interaksi dan kegiatan,” kata Husnul.
Sebelum klaster perkampungan di Dinoyo. Telah bermunculan klaster-klaster perkampungan di Kota Malang. Seperti, Tlogomas, Lowokdoro, Rampal Celaket, JA Suprapto, dan Bandulan.
“Kami imbau masyarakat tetap disiplin. Karena dengan penerapan protokol yang baik, sangat efektif mencegah penularan dan penyebaran Covid-19,” tandasnya. (luc/ted)






