Gresik (beritajatim.com) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi idAA+ Positif dari sebelumnya idAA+ Stabil.
Kenaikan itu didasari perusahan dengan kode emiten SMGR tersebut, posisi perseroannya kuat ditambah profil keuangannya juga sehat.
Selain menetapkan peringkat perusahaan, Pefindo juga menetapkan peringkat IdAA+ untuk Obligasi Berkelanjutan II, serta Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri A dan Seri B Tahun 2019 dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri A dan Seri B Tahun 2022 yang diterbitkan oleh Perseroan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, perusahaan menyambut positif keputusan Pefindo yang telah menaikkan peringkat SMGR menjadi idAA+ Positif. Di tengah kondisi pasar semen domestik yang kompetitif, kenaikan peringkat ini menjadi pengakuan akan kemampuan perseroan dalam menjaga kinerja tetap positif.
Baca Juga: Bupati Hendy: Pabrik Pupuk Organik Harus Berdiri Tahun Ini di Jember
“Penyematan idAA+ Positif menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kemampuan sebagai pemimpin di industri bahan bangunan tanah air, melalui penyediaan inovasi layanan dan produk yang berkualitas untuk beragam kebutuhan pembangunan,” katanya, Jumat (18/08/2023).
Selain menjadi market leader industri semen lanjut dia, SIG juga siap mempertahankan kinerja positif dengan mengamankan sektor penjualan dan pendapatan, mendorong efisiensi melalui peningkatan operational excellence, hingga pengelolaan finansial yang baik.
Ia menambahkan, tahun lalu SIG berhasil membukukan kenaikan laba sebesar 15,5% menjadi Rp2,365 triliun dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp2,047 triliun. Catatan kinerja positif ini berlanjut hingga semester pertama 2023, dimana perusahaan berhasil membukukan kenaikan laba sebesar 3,1% menjadi Rp866 miliar.
Baca Juga: Lebih Dekat Dengan Suporter, Pemain Persebaya Punya Tradisi Baru Keliling Stadion Usai Pertandingan
“Tren positif ini membuat kami semakin optimistis dapat mempertahankan kinerja positif pada semester kedua 2023,” imbuhnya.
Saat ini, SIG menjadi pemimpin industri semen nasional dengan menguasai lebih dari 50% pangsa pasar. Dalam menjalankan bisnisnya, SIG didukung pabrik semen terintegrasi di 9 lokasi, pabrik pengemasan di 26 lokasi, 8 pabrik penggilingan semen, 7 pelabuhan, 385 distributor dan lebih dari 70.000 toko ritel. [dny/ian]






