Magetan (beritajatim.com) – Ketua PGRI Magetan Sundarto turut prihatin dengan maraknya aksi pencurian yang terjadi di beberapa sekolah dasar di Magetan. MUlai dari SDN Bendo di Kecamatan Bendo, SDN Pendem di KEcamatan Ngariboyo, SDN SUgihrejo 1 dan 2 yang ada di Kecamatan Kawedanan. Menurutnya, sekolah kini sudah minim yang memiliki penjaga. Ditambah pendanaan yang tak dimaksimalkan untuk membeli peralatan yang menunjang keamanan.
“Kami prihatin atas kejadian – kejadian ini. Sekarang penjaga sekolahsudah minim sekali. Satu kecamatan kemungkinan hanya satu atau dua. Ini yang membuat sekolah – sekolah jadi sasaran empuk bagi pencuri,” ungkap Sundarto pad aberitajatim.com, Sabtu (27/11/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”PGRI”]
Sekaligus, beberapa sekolah juga tak memiliki kamera pengawas. Menurutnya, pihak skeolah perlu mengalokasikan dana untuk memasang kamera CCTV. Selain bisa memantau siapa saja yang lalu lalang di sekolah selama 24 jam, keberadaan kamera CCTV juga bakal memudahkan penyidik untuk mencari petunjuk guna menangkap pelaku pencurian.
“Selama ini terkendala. Sehingga, dari empat lokasi SD yang sudah dibobol atau baru ada percobaan pencurian ini belum diketemukan pelakunya. Sehingga, kami mengimbau pada pihak sekolah untuk setidaknya mengalokasikan dana untuk memasang kamera pengawas. Banyak dana bantuan dari pemerintah yang bisa digunakan untuk meningkatkan peralatan yang menunjang keamanan ataupun oerasional sekolah,” kata SUndarto. (fiq/kun)






