Sumenep (beritajatim.com) – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep H. Zainal Arifin atau biasa disapa Ji Zinal memberikan apresiasi pada kinerja Polres Sumenep. Apresiasi atas keberhasilan dalam menggagalkan penyelundupan pupuk bersubsidi pada Rabu (15/3/2023).
Menurut Ji Zinal, penyelundupan pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab itu dapat merugikan para petani.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Sumenep atas keberhasilannya menggagalkan penyelundupan pupuk bersubsidi. Karena bagaimanapun, pupuk bersubsidi itu merupakan milik para petani,” ujar Ji Zinal, Jumat (17/3/2023)
Karena itu, tambah Ji Zinal, pihaknya berharap pada kios pupuk untuk tidak menjual pupuk pada pembeli di atas kuota yang ditetapkan pemerintah.
“Meskipun belum ada keluhan petani dengan ketersediaan pupuk, kita tetap perlu waspada. Kios pupuk jangan menjual pupuk kepada pembeli di atas kuota yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep itu juga menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terkait ketersediaan kuota pupuk di Sumenep serta upaya pencegahan penyelundupan pupuk subsidi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”ji-zinal”]
“Kita akan panggil dinas terkait. Karena ini menyangkut nasib para petani kita. Jangan sampai petani kekurangan pupuk,” tandasnya.
Seperti diketahui, Polres Sumenep mengamankan dua truk yang mengangkut pupuk bersubsidi, Rabu (15/3/2023). Pupuk tersebut diduga hendak diselundupkan dari Sumenep ke Pulau Jawa untuk dijual di atas harga.
Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, mengatakan dari pengungkapan ini pihaknya menyita 240 karung pupuk subsidi. Masing-masing jenis Urea 240 dan 120 karung jenis Phonska. [but]






