Gresik (beritajatim.com) – Ratusan nelayan di Campurrejo Gresik kini tak perlu berjibaku lagi dengan antrian panjang di SPBU saat hendak membeli solar untuk melaut. Kini sudah ada SPBUN yang berdiri tepat 100 meter dari dermaga Desa Campurrejo.
“Jika dulu harus cepat-cepatan bersama pembeli umum lainnya. Dan kadang saya antri dari pagi jam 7 dan baru dapat solar besoknya saat subuh,” beber Fajri, salah seorang pembeli biosolar untuk kapal nelayan.
Akibat harus mengantri panjang itu, para nelayan pemilik kapal harus memutar strategi. Dengan menyewa jasa antri dan angkut solar agar kosentrasi mereka tak terpecah dan fokus dengan hasil tangkapan.
“Lah kalau menunggu antrian yang tak tentu kapan selesainya, kami nanti malah jarang melaut. Beruntungnya kini sudah ada SPBUN dan kapal kami pasti dapat jatah biosolar karena sekarang pembeliannya sudah menggunakan barcode. Jadi ada jaminan yang pasti biosolar bisa kami dapatkan,” papar Mukid, salah satu awak kapal.
Jaminan ini menurut Muhammad Syaikhu, Direktur Umum SDM PT Gresik Migas sangat efektif sebab semua nelayan yang punya kapal pasti mendapatkan pasokan biosolar.
“Dan yang paling penting lagi, biosolar dengan harga subsidi ini tepat sasaran dan pembayaran lewat barcode ini juga cash less,” tandasnya.
Tak hanya di Gresik, nelayan di Lamongan pun sudah merasakan nikmatnya SPBUN ada ditepian dermaga mereka sejak 14 tahun lalu.[rea]






