Bangkalan (beritajatim.com) – Ketersediaan guru olahraga di Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Bangkalan, hanya ada 416 orang. Padahal jumlah SD negeri di Bangkalan sebanyak 691 lembaga.
Merespon hal itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Ach. Hariyanto menyatakan, tenaga guru olahraga juga menjadi salah satu penentu peningkatan mutu pendidikan di Bangkalan. “Itu sebabnya, kemampuan dan kompetensi guru sangat penting agar pembelajaran bisa diterima siswa,” ujarnya, Jumat (26/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/dprd-bangkalan-minta-bpbd-gunakan-anggaran-secara-maksimal/
Untuk itu, pihaknya berharap pemenuhan SDM diperhatikan betul oleh pemerintah. Yakni, mengajukan formasi kebutuhan guru kepada pemerintah pusat. “Pembelajaran akan berjalan efektif apabila dilaksanakan oleh guru yang kompeten,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan Muh. Zainul Qomar mengatakan, idealnya, tenaga kependidikan jenjang SD sembilan orang yang terdiri atas enam guru kelas. “Masing-masing satu guru olahraga, satu guru agama, dan satu kepala sekolah. Yang enam guru itu sekaligus wali kelas,” katanya.
Menurut Qomar, pihaknya tidak memungkiri minimnya kebutuhan guru olahraga jenjang SD. Namun, selama ini banyak sekolah yang mempekerjakan tenaga guru sukarelawan (sukwan) yang pendidikannya juga linier dengan keolahragaan. “Penggajiannya disesuaikan dengan kemampuan sekolah. Sebab, gajinya melalui BOS,” pungkasnya.[sar/kun]






