Malang (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bekerja keras untuk membersihkan sampah yang terkumpul dari dua event besar yang mendatangkan jumlah massa besar.
Tercatat sebanyak 81 ton sampah berhasil dibersihkan dan dikumpulkan pasca Haul dan Harlah Ponpes Darul Hadist Al Faqihiyyah di Jalan Aries Munandar dan Preston Fest di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Minggu, (24/1/2023) kemarin.
Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman mengatakan bahwa 76 ton sampah terkumpul pasca Haul dan Harlah Ponpes Darul Hadist Al Faqihiyyah di Jalan Aries Munandar. Memang Ponpes ini memiliki jamaah yang begitu besar dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Sehingga wajar jika sampah yang terkumpul cukup banyak.
Sementara sebanyak 5 ton sampah berhasil dikumpulkan pasca even Preston Fest di Stadion Gajayana Kota Malang. Sampah berserakan di kawasan stadion tertua di Indonesia ini.
“Banyak tumpukan sampah setelah kegiatan haul kemarin, sampahnya sampai 76 ton. Kalau di Preston Fest ada sekitar 5 ton tampah. Rata rata sampah yang ditinggalkan adalah sampah botol plastik, bekas makanan dan minuman. Tapi saat ini sudah selesai dibersihkan, memang tugas kami membersihkan Kota Malang,” kata Noer, Selasa (24/1/2023).
Noer menuturkan, untuk membersihkan sampah di kawasan Jalan Aries Munandar dan Jalan Merdeka mereka menerjunkan 70 petugas kebersihan. Lalu, 15 petugas kebersihan diterjunkan di Stadion Gajayana, Kota Malang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-malang”]
“Sebetulnya di tempat tempat umum sudah kami sediakan tempat sampah pilah. Karena peserta cukup banyak, jadi tidak bisa terkendali. Dalam kegiatan semacam ini sampah tidak bisa dihindari meski sudah ada tempat sampah yang disediakan,” ujar Noer.
Setelah terkumpul total 81 ton sampah langsung dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Supit Urang, Kota Malang. [luc/but]






