Malang (beritajatim.com)- Sedikitnya 32 Tim Sepakbola akan beradu skill dalam ajang Turnamen Benteng Manunggal Cup 2023, Senin (4/12/2023) siang ini.
Turnamen sepakbola yang digagas Batalion Zeni Tempur (Zipur) 5 Kepanjen, Kabupaten Malang ini, bakal dimulai hari ini hingga puncak final di tanggal 24 Desember 2023.
Ketua Panitia Turnamen Benteng Manunggal Cup 2023, Lettu Czi Muammar Ghadafi, menjelaskan, pembukaan turnamen yang ke 38 kalinya ini, dimulai hari ini dengan diikuti jumlah peserta atau klub sepakbola sebanyak 32 Tim.
“Acara pembukaan benteng manunggal cup turnamen bola 2023 ini yang ke 38 kalinya.
Harapannya kami tim yang mengikuti turnamen ini, bisa bermain dengan profesional. Dan tetap bisa saling merangkul, menjunjung sportifitas, serta menjalin persaudaraan,” ungkap Lettu Czi Muammar Ghadafi, Senin (4/12/2023) sesuai pembukaan turnamen di Lapangan Batalion Zipur 5 Kepanjen.

Kata Ghadafi, turnamen Benteng Manunggal Cup merupakan ajang kompetisi sepakbola yang digelar setiap tahun.
“Turnamen in diselenggarakan tiap tahunnya Ada 32 tim ikut ini, tim main sehari dua kali dari siang sampai sore. Kegiatan turnamen ini sudah yang ke 38 kalinya. Sempat terhenti dari tahun 2020-2021, lalu kita lanjutkan tahun ini,” tegas Ghadafi.
Baca juga: FEB Unisma Malang Akhiri Rangkaian AFest 2023 dengan Seminar Internasional
Ghadafi melanjutkan, turnamen Benteng Manunggal Cup 2023 tahun ini diikuti sejumlah tim sepakbola yang berasal dari Malang Raya, Pasuruan dan juga Surabaya.
“Peserta mulai dari Surabaya sampai dengan Malang Selatan, Pasuruan juga, Malang Selatan paling banyak. Persiapan kami mulai dari bulan kemarin,” tegasnya.
Ghadafi menambahkan, dalam turnamen tahun ini setiap tim bebas memakai pemain dari manapun alias bebas bon. “Jadi untuk pemain bisa sewa dari pemain manapun liga tiga, liga dua maupun liga satu. Tahun ini keunggulannya ada fasilitas bantuan kamera replay atau tekhnologi VAR. Dan ini yang pertama kali, sebelumnya kami tidak ada (VAR). Tapi mungkin belum sama persis dengan di liga, cuman kita ini membantu wasit dalam menentukan keputusan,” Ghadafi mengakhiri. (yog/ted)






