Surabaya (beritajatim.com) – Indonesia menjadi negara yang dipenuhi berbagai kekayaan. Salah satunya adalah keanekaragaman hayati. Umumnya, keanekaragaman hayati berarti berbagai variasi makhluk hidup mulai dari tingkatan genetik, jenis, dan ekosistem.
Dengan adanya perbedaan pada keragaman ini, tentu saja memberikan manfaat terhadap kelangsungan hidup manusia bersama makhluk lainnya. Maka dari itu, kita perlu menjaga dan melestarikan keanekaragaman yang ada.
Manfaat Keanekaragaman Hayati
Ekologi
Hutan hujan tropis menjadi salah satu bentuk penjagaan terhadap kelestarian keanekaragaman hayati. Dengan adanya ekosistem ini membantu dalam memperluas penghasil oksigen dan menyerap karbon dioksida.
Dampaknya, udara terasa lebih segar dan bersih. Selain itu, hutan hujan tropis mampu mencegah efek rumah kaca membuat kestabilan iklim global terjaga.
Sosial dan budaya
Adanya beragam flora dan fauna di Indonesia berpengaruh terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat. Mulai dari beberapa agama di Indonesia menggunakan hewan atau tumbuhan dalam upacara keagamaan atau adat.
Ekonomi
Jika dilihat dari segi ekonomi, ada tumbuhan dan hewan yang memiliki nilai menarik contohnya tumbuhan berkayu seperti jati digunakan sebagai bahan bangunan dan furniture.
Selain itu, jati menjadi komoditas ekspor sehingga menambah devisa negara. Ada pula, Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan bahan pengobatan.
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
Keanekaragaman hayati memberikan manfaat pada pengembangan ilmu pengetahuan. Bahkan, sampai sekarang masih banyak kajian ilmiah tentang flora dan fauna di bumi. Faktanya, semakin banyak jumlah flora dan fauna tentu saja ilmu pengetahuan menjadi semakin berkembang.
Cara Melestarikan Keanekaragaman Hayati
Bumi sebagai tempat tinggal berbagai makhluk hidup. Maka dari itu, ada berbagai kegiatan yang dijadikan sebagai bentuk pelestarian keanekaragaman hayati:.
Reboisasi
Melakukan reboisasi atau penanaman kembali ke lahan yang rusak pada wilayah tersebut hukumnya wajib untuk dilakukan, supaya keanekaragaman hayati terus terjaga dengan baik.
Pelestarian alam
Bentuk penjagaan spesies dari kepunahan memiliki dua bentuk pelestarian alam yaitu insitu dan eksitu. Pelestarian alam insitu biasanya dilakukan pada habitat asli spesies, sedangkan pelestarian alam eksitu dilakukan di luar habitat aslinya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”hutan”]
Tebang pilih
Pemilihan pohon-pohon layak tebang dan tak layak tebang juga penting untuk dilakukan supaya pohon tidak berkurang secara signifikan.
Pengendalian hama
Cara lain yang perlu dilakukan dalam pelestarian keanekaragaman hayati adalah melepaskan predator alami ke habitat yang lebih aman. Hal ini diharapkan mampu mengendalikan hama secara alami dan tanpa obat kimia. (PRD/ian)






