Surabaya (beritajatim.com) – Plastik sulit untuk diurai oleh tanah, itulah mengapa banyak pihak yang peduli pada sampah plastik. ia tidak hanya harus didaur ulang, tapi sebenarnya wajib untuk dihindari. Sebab, dampaknya pada kerusakan lingkungan sangat besar.
Membutuhkan waktu yang lama, hingga ribuan tahun untuk membuat plastik bisa terurai. Dan ketika sudah terurai, ia menjadi mikroplastik. Mikroplastik merupakan ukuran lebih kecil dari partikel plastik. Dan ia tidak benar-benar hilang. Dari plastik menjadi mikro plastik dan berubah lagi menjadi nano plastik. Senyawa plastiknya tetap dan tidak berubah, hanya ukurannya yang mengecil.
Nano plastik adalah partikel yang tak kasat mata, tapi ancaman dan bahanya nyata. Berikut beberapa bahaya dan dampak mikroplastik pada tubuh.
1. Makanan dan minuman
Makanan dan minuman yang terpapar mikroplastik akan masuk ke dalam tubuh secara tidak langsung. Paparan dari makanan dan minuman yang mengandung mikroplastik. Cara paling signifikan manusia mengonsumsi partikel mikroplastik adalah melalui konsumsi makanan atau minuman.
Mikroplastik dapat masuk dalam tubuh melalui proses fagositosis dan endositosis. Sedangkan nano plastik dapat dengan mudah menembus sel epitel usus. Sebagaimana dilansir dari jurnal nanomaterials ini akan sangat berbahaya bagi pencernaan, bahkan bisa berakibat kematian.
2. Pernapasan
Mikroplastik di udara dapat masuk dalam tubuh melalui pernapasan melalui hidung hingga masuk dalam organ pernapasan. Hirupan atau inhalasi berasal dari lingkungan yang mengandung partikel plastik, misalnya aerosol yang terkontaminasi dari gelombang air laut atau partikel pupuk yang berada di udara. Hal itu berasal dari pengolahan limbah kering sehingga dapat terhirup melalui udara, dari tekstil sintetis di sekitar.
Permukaan paru-paru yang luas, kira-kira 150 meter persegi dan memiliki permukaan yang sangat halus, nanopartikel tertembus dan masuk ke sistem darah kapiler, dengan demikian, nanopartikel dapat menyebar ke seluruh tubuh manusia.
3. Paparan Kulit
Mikroplastik yang berasal dari luar dapat masuk ke dalam tubuh melalui jaringan di kulit. Contohnya microbeads yang biasanya ada di suatu produk kecantikan. Produk kesehatan dan kecantikan adalah sumber utama nano plastik lainnya, khususnya di scrub tubuh dan wajah yang digunakan pada kulit atau melalui kontak dengan nano plastik yang terkontaminasi air. Partikel plastik dapat masuk ke tubuh melalui kelenjar keringat, luka kulit atau folikel rambut.
Kenali bahaya dari mikroplastik, pastikan kalian tidak terpapar mikroplastik dan hindari plastik sekali pakai dari sekarang. (dan/tur)






