Jakarta (beritajatim.com) – Kementerian BUMN menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan ekosistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) di bandara, baik pada fasilitas keberangkatan maupun kepulangan. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir usai bertemu dengan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding, di Kantor Kementerian BUMN.
“Kami mendukung ekosistem PPMI, baik untuk fasilitas keberangkatan maupun kedatangan di bandara,” ujar Erick Thohir, ditulis Sabtu (23/11/2024).
Kementerian BUMN menegaskan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam meningkatkan fasilitas keberangkatan dan kedatangan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di bandara. Dukungan ini meliputi peningkatan kualitas lounge khusus PMI, penguatan perlindungan kesehatan di luar negeri, hingga penyediaan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Pekerja migran adalah program besar Presiden Prabowo yang bertujuan memastikan perlindungan menyeluruh dan menjadi solusi pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia dengan kualitas lebih tinggi,” tambah Erick.
Selain itu, Erick menyoroti perlunya perlindungan bagi PMI dari pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi mereka, seperti lintah darat dan oknum tidak bertanggung jawab.
“Kami ingin memastikan pekerja migran terlindungi dari lintah darat atau oknum yang merugikan. Peluang kerja di luar negeri harus menjadi jalan kesejahteraan bagi keluarga mereka, bukan malah menjadi beban,” ujar Erick.
Kementerian BUMN juga menyatakan komitmen mendukung program KUR yang akan diluncurkan oleh Menteri PPMI melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk Bank Negara Indonesia (BNI). Erick menegaskan bahwa fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk memberikan akses pembiayaan bagi pekerja migran.
“Kami siap mendukung program KUR melalui fasilitas Himbara sebagai bagian dari komitmen BUMN untuk perlindungan dan pemberdayaan PMI,” tegas Erick.
Pertemuan antara Kementerian BUMN dan Kementerian PPMI menjadi langkah awal kolaborasi strategis untuk memastikan PMI mendapatkan perlindungan yang layak, fasilitas yang memadai, dan dukungan finansial untuk keberlangsungan ekonomi mereka. [beq]






