Kediri (beritajatim.com) – Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Kediri akan menggelar Kediri Horse Racing Championship 2025 pada 30–31 Agustus di Desa Kapas, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Ketua pelaksana, Puguh Prasetyo, mengatakan ajang ini merupakan agenda tahunan yang kali ini menghadirkan pembaruan sistem penilaian dan fasilitas lintasan.
“Tujuan pacuan kuda ini yang pertama ini even tahunan Pordasi Kabupaten Kediri, tujuan yang kedua ini mencetak kuda-kuda nasional. Jadi itu tujuan kami terutama nanti mencetak joki juga,” ujarnya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, kriteria peserta tahun ini mengacu pada tinggi kuda, bukan joki. Selain itu, lintasan pacuan dibuat lebih representatif dengan panjang 1.000 meter. Perlombaan mengusung Piala Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri dan terbuka untuk peserta dari seluruh Jawa Timur maupun luar provinsi.
“Jadi even ini kami balut ada yang kelas lokal, ada yang Kejurprov seperti itu. Kalau dari pesertanya itu ternyata ada yang dari Jawa Barat, Jawa Tengah itu ada yang kirim kesini,” tambah Puguh.
Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp65 juta, terdiri dari piala dan uang tunai. Pendaftaran peserta dibuka hingga 27 Agustus 2025. Penonton dapat menikmati pertandingan dengan tiket seharga Rp10.000 untuk Sabtu, 30 Agustus, dan Rp15.000 untuk Minggu, 31 Agustus.
“Kami tidak menyediakan area khusus penonton, tapi artinya kami juga menjaga keselamatan dan keamanan, kami sudah pagari trek supaya tidak masuk ke dalam trek, karena untuk even kuda ini kudanya cukup kencang-kencang,” jelasnya.
Puguh berharap ajang ini berjalan lancar, meriah, dan aman. “Harapannya bisa terlaksana dengan lancar dan juga bisa meriah dan semuanya selamat terutama itu terus bisa menikmati pacuan bersama-sama seperti itu,” pungkasnya. [nm/beq]






