Bojonegoro (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk box dan sebuah becak pecah di Jalan Raya Ahmad Yani, Desa Ngampel, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (22/1/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan pengayuh becak mengalami luka-luka dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Kronologi bermula saat truk box bernomor polisi DK-8675-CU melaju dari arah timur menuju ke barat.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk berupaya mendahului becak yang berada tepat di depannya. Namun, manuver tersebut berujung celaka karena kendaraan truk terlalu mengambil haluan ke arah kiri.
“Namun saat manuver, kendaraan terlalu mengambil haluan ke kiri dengan jarak yang terlalu dekat,” ujar Ipda Septian pada Jumat (23/1/2026).
Akibat jarak yang terlalu sempit, benturan antara badan truk dan becak pun tidak terhindarkan. Becak yang dikayuh oleh Sumardianto (50), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, tersenggol hingga membuat korban terjatuh.
Pengemudi truk box diketahui bernama I Ketut Darta (55), warga Desa Badeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Meskipun kedua belah pihak dinyatakan selamat, kondisi pengayuh becak memerlukan tindakan medis segera di RSUD Kabupaten Bojonegoro.
“Korban luka satu orang dan saat ini masih dalam penanganan medis. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp500 ribu,” tambah Ipda Septian.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata. Langkah ini diambil untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta unsur kelalaian dalam berkendara.
Satlantas Polres Bojonegoro mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mendahului kendaraan lain, terutama pada malam hari. Pastikan terdapat jarak yang cukup aman untuk menghindari risiko gesekan atau tabrakan dengan kendaraan yang lebih lambat. [lus/beq]






