Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Bangsal, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden ini diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengemudi mobil Daihatsu Sigra (sebelumnya Calya) nopol 1209 GE.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah Daihatsu Sigra, dump truck tronton, truk, serta sepeda motor Honda Scoopy. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat Daihatsu Sigra yang dikemudikan AD (20) berjalan dari arah Mojosari ke Kota Mojokerto tiba-tiba hilang kendali ke arah kanan.
Mobil tersebut kemudian menabrak roda kanan depan dump truck tronton bermuatan sirtu nopol L 8872 UU yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras membuat dump truck oleng ke kanan hingga menghantam bagian samping truk yang berada di belakang Daihatsu Sigra.
Dalam waktu bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai MF (43) mencoba menyalip truk colt diesel nopol E 9257 VC dari belakang. Namun, karena jarak pandang terhalang, pengendara motor tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak Daihatsu Sigra yang sudah berada di depannya.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Yogie Pratama mewakili Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata mengungkapkan bahwa faktor utama kecelakaan diduga berasal dari kelalaian pengemudi mobil Sigra. “Pengemudi Daihatsu Sigra kurang berkonsentrasi dan tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan,” ungkapnya.
Selain faktor tersebut, kondisi lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar serta terbatasnya jarak pandang bagi pengendara di belakang juga diduga memperparah rangkaian kecelakaan hingga melibatkan beberapa kendaraan sekaligus. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka-luka.
Terdiri dari tiga penumpang Daihatsu Sigra dan satu pengendara Honda Scoopy. Seluruh korban sempat mendapatkan perawatan di RS Sidowaras di Kecamatan Bangsal. Tiga korban dengan luka ringan telah diperbolehkan pulang, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan.
Kerugian material akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp 20 juta. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Petugas juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga konsentrasi, serta mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kecelakaan serupa. Kami mengingatkan pengendara untuk selalu waspada, memastikan kondisi kendaraan, dan tidak mengabaikan keselamatan di jalan,” pungkasnya.
Sebelumnya, kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/4/2026). Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 13.10 WIB itu mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. [tin/aje]






